Dorong Peningkatan SDM Aparatur, Pemkab Lutim Jalin Kerjasama UMI Makassar

Sinyaltajam.com–Guna Meningkatkan kualitas dan Sumber Daya Manusia ASN Lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, maka Pemerintah Kabupaten Luwu Timur bersama Universitas Muslim Indonesia menggelar Penandatangan Kerjasama Terkait peningkatan SDM Aparatur Sipil Negara, yang berlangsung di Auditorium Al Jibra Kampus II Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Minggu (23/06/2019).

Kegiatan yang dirangkaikan dengan Peringatan Milad Universitas Muslim Indonesia ke-65 Tahun ini, dihadiri oleh Sekretaris jendral Kementrian Desa PDTT, Anwar Sanusi, Rektor UMI Prof. Basri Modding, Ketua Yayasan UMI, H. Mochtar Noerjaya dan seluruh Civitas Akademik Universitas Muslim Indonesia.

Rektor UMI, Prof. Basri Modding dalam sambutannya mengatakan, ada banyak capaian yang diraih UMI selama 65 tahun. Salah satunya sudah membina 13 Fakultas dan Program Pascasarjana dengan 56 Program Studi.

“Terdiri atas 34 program jenjang S-1, dua program D-3, enam program Profesi, dan 11 program Magister atau S-2, serta tiga program Doktor,” kata Basri Modding.

Lanjut, ia juga mengungkapkan bahwa UMI juga telah meraih akreditasi A pada Desember 2018 lalu. Capaian ini menjadikan UMI sebagai Perguruan Tinggi Swasta pertama di luar pulau Jawa yang mampu meraih akreditasi unggulan.

“Semoga Capaian ini mengiringi kampus hijau ini menuju World Class University,” ungkapnya.

Sementara Wakil Bupati Luwu Timur, Ir. Irwan Bachri Syam, ST. IPM. yang mewakili Bupati Luwu Timur saat menghadiri kegiatan tersebut mengaku bangga dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian dan prestasi yang telah diraih Universitas Muslim Indonesia selama ini.

Ia berharap diusia ke-65 tahun ini, Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar terus berkomitmen melahirkan generasi penerus bangsa yang berkualitas dan berakhlakul karimah sesuai dengan cita-cita UMI.

Terkait Penandatangan MoU, Wabup Irwan mengungkapkan bahwa, langkah ini sejalan dengan misi Pemerintah Kabupaten Luwu Timur untuk mewujudkan tata kelola Pemerintahan yang bersih, efektif, efisien dan akuntabel. Olehnya itu, Pemerintah sangat mendukung program ini guna meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Selain itu, program ini tentunya bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing SDM ASN di bidang Akademik, apalagi saat ini kita tengah menyongsong Revolusi Industri 4.0. Oleh karena itu, peningkatan kualitas dan mutu merupakan suatu keharusan,” kunci Irwan. (ikp)

JANGAN LEWATKAN