159 JCH Luwu Timur Tiba di Asrama Haji Sudiang Makassar

 

Sinyaltajam.com Lutim–Sebanyak 159 Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Luwu Timur Tahun 2019 dari kloter 37 didampingi oleh petugas kesehatan, pembimbing ibadah, dan pendamping daerah resmi diterima siang tadi oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Sudiang, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (02/08/2019).

Jamaah Calon Haji asal Kabupaten Luwu Timur memasuki asrama Haji Sudiang Makassar siang tadi, Rombongan calon Haji Luwu Timur diserahkan oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Luwu Timur, Budiman Hakim, kepada Panitia Embarkasih Makassar, Drs. ABD Wahid Tahir, KTU Kanwil Kementerian Agama Prov. Sulsel, di Mesjid Quba Asrama Haji Sudiang Makassar.

Acara penyerahan JCH Luwu Timur di Asrama Sudiang tersebut, juga dihadiri oleh Wakil Ketua I DPRD Luwu Timur, Muhammad Siddiq, Kepala Kantor Wilayah Departemen Agama Luwu Timur, Muhammad Nur Halik, Kadis Kesehatan, dr. April, Kadis Perhubungan, A. Makkaraka, Kepala Bagian Kesra Luwu Timur, Asmawati dan Kabag Kesra Kota Makassar.

Tiba di Asrama Haji, para calon Haji Luwu Timur yang berjumlah 159 orang ini bergabung dengan kloter 37 gelombang ke-2 bersama Kota Makassar. Total jemaah haji kloter 37 berjumlah 450 orang, dengan rincian 158 asal Luwu Timur dan 292 dari Makassar.

Mewakili Rombongan Kabupaten/Kota, Staf Ahli Pembangunan Kabupaten Luwu Timur, Budiman Hakim berharap kepada para JCH untuk mengikuti petunjuk dan arahan serta selalu berkonsultasi dengan pembimbing Haji bila ada hal yang tidak dipahami.

“Jemaah calon Haji adalah tetamu Allah yang harus menjadi hamba-hamba Allah yang sabar serta Istiqomah dalam menjalankan ibadah Haji di tanah suci, Mekkah,” ujar Budiman.

“Kepada seluruh jamaah Haji untuk tetap menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah Haji dengan sempurna, jangan terlalu berkeliaran di luar karena suhu di Arab Saudi berbeda dengan di Indonesia,” harap.

Terakhir, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Luwu Timur, Budiman Hakim yang mewakili Bupati Luwu Timur berpesan agar seluruh JCH bisa menjaga nama baik daerah dan negara Indonesia. “Jangan lupa jaga nama baik pribadi, Kabupaten, Provinsi dan negara kita,” harapnya. (Ikp.

JANGAN LEWATKAN