Tidak Transparan, Proyek Paving Blok Desa Jipang Dipertanyakan Warga

 

Gowa, sinyaltajam.com — Proyek pembangunan paving blok yang menelan anggaran Ratusan juta rupiah di desa Jipang kecamatan Bontononpo selatan, Kabupaten Gowa, tepatnya di dua dusun yang dikerjakan mantan kepala desa Jipang periode sebelumnya, Rosdiati majid Dg Datu dipertanyakan warga.

Pasalnya, proyek tersebut selain terkesan tidak tranparan juga belum selesai dikerjakan. Sebagai contoh, pembangunan jalan Paving block di dusun Alluka yang panjangnya sekitar 200 meter dan lebar 3 meter dengan anggaran dana sebesar Rp 166.117.800.00 dengan Rincian pembelian material sebesar Rp Rp 81.665.00,00 upah tenaga kerja sebesar Rp 75.498.000,00 honor tim Rp 7.910.000,00 serta sewa peralatan sebesar Rp 1.044.000,00 belum rampung.

Selain itu, ada juga pengerjaan talud yg di kerjakan 5 orang tukang dan timbunan pasir urug yang kerjakan secara swakelola warga atas intruksi dari kepala Dusun sebatas kerja bakti tanpa pembayaran.
” selama pengerjaan saya selaku kepala dusun tidak dilibatkan, adapun tukang yang kerja itu semua tukang dari luar, ungkap kepala Dusun Alluka dengan nada kecewa.28/07/2019.

” Kalau mauki tanya lebih jelas nanti tanyakan saja sama mantan Kades “.Tambahnya lagi.
Kepala Dusun Jipang Dg Memang, mengaku selama menjadi kepala Dusun tidak pernah diberi informasi, apalagi dilibatkan sehingga pembangunan juga tidak diketahui berapa anggaran, volume dan sudah sejauh mana pengerjaannya.

” tidak taumi itu berapa anggarannya dan berapa panjangnya” jawab ibu dusun singkat , seraya mengaku dirinya tidak pernsh dilibatkan.

Sementara itu, hasil pantaun media ini di lokasi proyek, terdapat tumpukan material Batu gunung, 3 truk dan pasir 2 truk yang anggarannya dari sumber data yang berhasil dihimpun total anggaran sebesar Rp 121.224.800,00.

Kaur pembangunan desa jipang Dg Sua, tidak banyak berkomentar terkait proyek yang seharusnya tanggal 25 Juli 2019 sudah selesai, namun saat ini sudah lewat waktu,harusnya itu selesai dikerjakan , Jawabnya singkat. seraya menambahkan bahwa proyek tersebut tanggung jawab bendahara bersama mantan kepala Desa Jipang yang lalu.

Hingga berita ini di terbitkan Bendahara Desa Nurlina Dan mantan kepala Desa Jipang Rosdiati Majid Dg Datu beberapa kali di hubungi baik kerumanya maupun lewat telepon namun belum berhasil dikompirmasi.Laporan ( faisal muang ).

JANGAN LEWATKAN