Irjen KLHK Tanam Pohon Depan Rujab Bupati Luwu Timur

 

Sinyaltajam.com Lutim–Usai mengantar Rosa Vivien Ratnawati, Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang berangkat bersama Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thorig Husler di Bandara Sorowako, Inspektur Jenderal (Irjen) KLHK, Ilyas Asaad melanjutkan perjalanan ke Kota Malili, Ibukota Kabupaten Luwu Timur, Minggu (04/08/2019).

Dalam kunjungan lanjutan ini, Ilyas menanam Ketapang Kencana di Jalan Andi Hasan Opu To Hatta tepatnya di depan Rumah Jabatan Bupati Luwu Timur. Saat menanam pohon jenis Ketapang Kencana, Irjen KLHK didampingi Kasubdit Penilaian Kinerja Pengelolaan Sampah Kementerian LHK, Teddy Setya Mahendra, penanaman ini disaksikan langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Luwu Timur, H. Muhammad Siddik BM dan Anggota DPRD Luwu Timur, Andi Endy B. Shin Go serta beberapa pejabat Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Luwu Timur.

Usai menanam pohon, Irjen KLHK, Ilyas Asaad menjelaskan bahwa, penanaman pohon merupakan salah satu wujud kepedulian terhadap lingkungan hidup.

“Penanaman pohon, sudah jadi trandmark kantor-kantor Pemerintahan dan swasta. Ini sangat bagus, karena semakin banyak pohon, maka lingkungan sekitar jadi asri dan sejuk,” ujar Ilyas Asaad.

Menurut Ilyas, pohon yang ditanamnya saat ini adalah prasasti hidup, yang di waktu akan datang jadi kenangan tersendiri baginya.

Tak hanya menanam pohon, Mantan Staf Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga Pusat KLHK yang juga merupakan putra daerah asli Malili ini juga menyempatkan mengunjungi Tempat Pemrosesan Akhir yang berlokasi di Desa Ussu.

Di TPA ini, Ilyas Asaad lebih banyak memberikan saran untuk peningkatan kualitas penanganan sampah, seperti rencana jangka panjang perluasan lahan TPA.

Sebelum ke TPA , Irjen KLHK juga menyempatkan mampir di Bank Sampah Induk, ditempat ini ia mengapresiasi pola pengelolaan sampah yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) khususnya sampah plastik.

“Penerapan pola penanganan sampah dengan mengoptimalkan bank sampah merupakan suatu inovasi yang cukup baik, Ini mungkin akan bisa menjadi contoh daerah lainnya,” kata Ilyas Asaad.

Di sisi lain, Direktur Bank Sampah Induk, Absar Abdur Razak mengatakan, saat ini sudah ada 67 Bank sampah. Dari jumlah tersebut nasabahnya telah mencapai 5 ribuan orang. (Ikp.

JANGAN LEWATKAN