Bendahara BUMdes Desa Patani : Dana Desa Yang Disalurkan Ke BUMdes Dikelola Dengan Baik

 

Takalar sinyaltajam–Dalam keterangan Pers mantan Kepala Desa Patani mengungkapkan bahwa kegiatan Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) Desa Patani selama ini masih terus berjalan dan tidak ada masalah.

Demikian pula halnya pengelolaan keuangan Dana Desa beberapa tahun sebelumnya di Desa Patani, Kecamatan Mappakasunggu, Kabupaten Takalar Provinsi Sulawesi Selatan, yang dirilis media berdasarkan keterangan beberapa narasumber.

Hal ini dinilai merupakan isu yang berlebihan yang digelintirkan oknum-iknum tertentu, dan terus bergulir menurut Hamsah Ronrong, S.I.Pem, perlu diluruskan.

Hamsah Ronrong yang ditemui  wartawan di Warkop Daeng Jalan Jenderal Sudirman guna memberikan keterangan pers terkait tudingan tersebut, 28/8/2019.

Selaku Mantan Kepala Desa diakui Hamsah, saat pengelolaan anggaran keuangan Negara dibawah komando kepemimpinannya merupakan amanah dari masyarakat Desa Patani yang selama ini selalu dijaga.

“Apa yang telah dipercayakan oleh masyarakat, telah saya emban dengan sebaik mungkin, termasuk mensejahterakan masyarakat Desa Patani”, tuturnya.

Penyaluran Dana Desa yang telah disalurkan kepada kegiatan BUMdes kata dia, disebutnya adalah hal yang sangat penting untuk menopang kegiatan guna untuk memajukan masyarakat Desa Patani.

Mantan Kades Patani Hamsah secara blak-blakan mengatakan kegiatan BUMdes tidak pernah lepas dari pantauannya dalam hal mengelola keuangan khususnya yang berasal dari Dana Desa.

“Kegiatannya BUMdes hingga saat ini (saat melepas masa jabatannya) masih terus berjalan seperti sejak dahulu tidak ada masalah, dananya juga ada dalam pengelolaan BUMdes”, paparnya.

Hamsah Ronrong mengutarakan lagi, secara struktur kelembagaan dalam kepengurusan BUMdes juga diakuinya ada sanak keluarga atau familinya terutama yang menjabat selaku Ketua BUMdes.

“Perlu diketahui didesa Patani itu rata-rata adalah keluarga besar saya, jangankan pengurus yang ada di BUMdes, staf yang ada di Kantor Desa Patani saat ini, juga adalah keluarga saya, sampai disini apa yang salah”, tandasnya.

Berbicara khusus pengelolaan Dana Desa lanjutnya, yang pernah dikelola selama ini juga tidak ada masalah dimana laporan pertanggung jawaban (LPJ) bisa dipertanggung jawabkan.

“Semua anggaran Dana Desa maupun yang berasal dari anggaran-anggaran lainnya saat dipergunakan atau dikelola semua ada laporan pertanggung jawabannya”, jelasnya.

Selaku Mantan Desa yang dikenal oleh masyarakat Desa Patani sebagai pemimpin yang terbilang amanah dianggap telah mampu mensejahterakan warganya, secara spesifik juga membeberkan sejumlah bantuan yang pernah ada di Desa Patani selama pemerintahannya.

“Kalo tidak salah saat itu ada bantuan yang masuk diantaranya, berupa dua unit traktor, satu unit kendaraan viar, tujuh mesin jahit, satu unit mesin perahu, dan beberapa bantuan lainnya pada tahun lalu (2018)”, terang mantan Desa Patani lagi.

Lanjutnya, Isu yang digelintirkan oknum-oknum tertentu tersebut tidak melihat acara penyerahan bantuan pada tahun 2018 untuk masyarakat, yang dilakukan dalam dua tahap yang pelaksanaannya dilakukan dirumah selaku Kepala Desa saat itu.

“Acara penyerahan bantuan tersebut yang dihadiri oleh Camat, Binmas, Pendamping Desa, para Kepala Dusun, para Ketua dan anggota Kelompok Tani beserta sejumlah masyarakat”, ucap Hamsah.

Selain itu dalam menelisik tudingan selama ini oleh pihak-pihak tertentu tentang masalah keuangan BUMdes jika dianggap bermasalah, Ratnawati Dg.Kebo selaku bendahara BUMdes yang juga merupakan sebagai bendahara salah satu Sekolah Dasar Negeri di Kabupaten Takalar, membantah hal tersebut.

“Laporan pertanggung jawaban keuangan BUMdes sudah kami berikan kepada Kepala Desa yang menjabat saat ini”, ucap Ratnawati.

Selain itu jelas Ratnawati, pengelolaan keuangan BUMdes yang jumlahnya ratusan juta saat ini telah dikelola dengan baik selaku anggota pengurus BUMdes dengan jabatan bendahara

“Dana BUMdes Desa Patani aman, terkelola dengan baik dengan sejumlah kegiatan BUMdes”, tegasnya.

Sejumlah kegiatan BUMdes Desa Patani yang diungkapkannya diantaranya pengelolaan sejumlah dalam bentuk usaha seperti usaha gas elpiji, BRI Link, usaha pengelolaan pupuk untuk para petani, juga terdapat usaha simpan pinjam kepada masyarakat Desa Patani.

“Semua pengelolaan keuangan yang berasal dari berbagai sumber dana termasuk Dana Desa semua ada laporan pertanggung jawabannya bahkan laporan tersebut dibuat setiap tahunnya”, ucap Ratnawati Dg.Kebo.

Kata Ratnawati, apa yang tertulis dalam berita terkait hal ini dinilai adalah kebohongan publik berarti itu tidak benar.

“Masa saya dikatakan melakukan kebohongan publik jika memang benar adanya, uang dana kas BUMdes saat ini sebahagian sementara bergulir diluar, dimana semua ada kwitansi dan catatannya”, pungkas Ratna.

Ditambahkan Ratnawati jabatan mengelola keuangan menjadi bendahara memang tidak mudah tetapi pengalamannya juga selama ini bukan hal yang baru.

“Saat ini saya dipercayakan menjadi bendahara bukan hanya di BUMdes tetapi juga disekolah, Alhamdulillah semua pengelolaannya berjalan dengan seperti yang diharapkan”, tutupnya. (Tim).

JANGAN LEWATKAN