Tidak Indahkan Teguran Menteri

 

Takalar, RBO.Sinyaltajam.com–Berita mengemparkan seluruh warga takalar, dikarenakan tidak bisa cetak kartu tanda penduduk, kartu keluarga dan akte lahir, dikarenakan tidak mengindahkan peringatan dan teguran menteri dalam negeri mendagri. Atas mutasi kadis dukcapil Hj Farida DM, yang dilakukan oleh bupati takalar,

Menelusuri perjalanan kepala dinas, dukcapil takalar, Hj. Faridah Daeng Makenna, sebagai kadis yang telah memberi banyak konstribusi pada perhelatan di pilkada 2017 yang lalu, sehingga haji samsari kitta terpilih dan memenangkan pertarungan melawan incambent. Haji Burhanuddin Baharunddin.

Atas kemenangannya, sehingga haji samsari kitta dilantik menjadi bupati takalar pada akhir 2017 yang lalu. Sebagai kepala dinas dukcapil, Hj Farida Daeng Makenna sangat berjasa pada saat dirinya menjabat sebagai kadis.

Namun bagai disambar petir disiang bolong, karna dimutasi diakhir masa pensiun yang masih dibutuhkan tenaga dan ide ide cemerlangnya, dan secara otomatis pensiun karna non jok dan faktor umur, tapi secara kedinasan masih beberapa bulan tersisa masa kerjanya.

Kasn juga pernah menegur dengan cara menyurat, seperti yang dilakukan kementerian dalam negeri, namun tidak mengindahkan peringatan dari mendagri, dan pihak kementerian dalam negeri memblokir akses untuk -ktp,

Kejadian ini sangat merugikan masyarakat takalar khususnya. Sangat membutuhkan ktp sebagai kelengkapan berkas dan administrasi lainnya, akibat dari mutasi yang di nilai melanggar aturan dan terkesan asal mutasi tanpa melihat kinerja,

merupakan tindakan yang tidak terpuji bagi seorang pemimpin.
Kadis dukcapil saat dihubungi, membenarkan adanya pemblokiran atau pemutusan akses internet untuk e-ktp, sejak beberpa hari yang lalu.
Tim p2k intim. Lap Arsad

JANGAN LEWATKAN