Wapres Jusuf Kalla Tinjau Hunian Sementara Pengungsi Korban Bencana Sulteng

Sinyaltajam.com, Sulteng – Wakil Presiden (Wapres) RI, Jusuf Kalla, didampingi Menteri Agraria dan Tata Ruang, Sofyan Djalil, Kepala BNPB, Doni Monardo, bersama Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola, meninjau beberapa titik hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) para pengungsi korban bencana alam di Sulawesi Tengah yang dibangun oleh Kementerian PUPR.

Terbang menggunakan pesawat khusus Kepresidenan BAe Rj-85, Jusuf Kalla beserta rombongan tiba di Bandara Mutiara Sis Al Jufri, Palu, Sulawesi Tengah, Senin (07/10/2019) pukul 10.40 WITA dan langsung melakukan perjalanan ke Kelurahan Pengawu untuk meninjau Insitu Rumah Instan sehat/calon lokasi pembangunan hunian tetap (huntap) untuk para korban.

Dalam tinjauannya, Jusuf Kalla beserta rombongan dan Gubernur Sulteng, Longki Djanggola ini tampak berkeliling melihat kondisi Huntara dan Huntap, antara lain Huntap Budha Tzuchi yang terletak di Kelurahan Tondo.

Tujuan utama Wapres ke Sulawesi Tengah ini untuk memimpin Rapat Koordinasi terkait rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana. Namun di sela-sela kunjungan, Jusuf Kalla meninjau lokasi huntara dan huntap tersebut sekaligus mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah Undata Palu.

Usai melakukan peninjauan, Wapres Jusuf Kalla langsung menuju Kantor Gubernur Sulteng untuk memimpin rapat kordinasi, Rakor ini diikuti antara lain Gubernur Sulteng, Menteri ATR, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan RB, Kepala BNPB serta Wali Kota Palu dan Bupati Sigi, Donggala dan Parigi Moutong.

Melalui arahannya, JK sapaan Wapres Jusuf Kalla menyampaikan bahwa, pembangunan Huntap sudah harus selesai pada akhir Desember 2020.

Terkait dana Stimulan, lanjut Wapres, dananya sudah siap Rp. 1.9 T. Minggu depan sudah harus terdistribusi dan untuk mempercepat pembangunan Rumah Insitu Rumah Rusak berat dibantu TNI sebanyak 1000 Personil akan diturunkan yang dikoordinir langsung oleh Danrem 132 Tadulako.

Ia pun meminta agar PUPR untuk mempercepat pembangunan infrastruktur karena dananya telah tersedia, terutama khususnya Pembangunan Rumah Sakit, Puskesmas, Kampus Tadulako dan IAN dan Perkantoran.

Ini merupakan kunjungan terakhir saya sebagai Wapres, saya akan berhenti jadi Wapres 13 hari lagi. Untuk itu, saya memastikan pelaksanaan Rehab dan Rekon akan berjalan baik kedepan,” ujar JK.

Kunjungan Wapres ini merupakan yang kelima kalinya setelah gempa, tsunami dan likuifaksi yang terjadi di Kota Palu, Kabupaten Sigi, Donggala dan Parigi Moutong pada 28 September 2018 lalu. (Redaksi)

JANGAN LEWATKAN