Peran penting perempuan di Industri Pertambangan

Sinyal Tajam Morowali–  Jangan sangka seorang perempuan  tidak bisa bekerja di sebuah perusahaan pertambangan.

Memang Perusahaan satu ini, di identik dengan kerja-kerja seorang pekerja laki- laki pada umumnya, Namun siapa sangka di balik banyak kaum laki bekerja pada perusahaan Pertambangan,namun  juga ada beberapa kaum hawa  bekerja dengan posisi yang berbeda- beda.

Posisi apa saja yang mereka tempati  para kaum hawa di perusahaan pertambangan.

Mereka ada yang bekerja sebagai  Kantoran, Staf HRD, Admistrasi, Kontrol Room, Analisis kimia hingga ada menjadi Foremen  lapangan, ujarnya Atika Salah satu staf administrasi di PT.Bintang Delapan Mineral Site Morowali kepada awak media  ( 18/10/2019)

Dirinya, menceritakan bahwa ia bekerja sebagai admistrasi di perusahaan tambang ternama di Morowali PT.Bintang Mineral Delapan merupakan salah satu kebanggaan tersendiri baginya bisa bergabung dan  bekerja, tuturnya.

Pasal,dengan berbekal dirinya lulusan strata manajemen Di Universitas Muhammadiyah Kota Palopo ini bisa bersaing di dunia kerja.

Maka dari itu dirinya, bahwa sayangilah pekerjaan kita sebagai bentuk  terima  kasih atas Perusahaan yang menerima kita bekerja.

Bagi kami kaum hawa , Atika menjelaskan bahwa di zaman modernisasi, perempuan bukanlah menjadi hambatan untuk bekerja, sebab di perusahaan tentu masih banyak muka peluang posisi tertentu yang bisa di duduki,sekalipun bisa menduduki jabatan tertinggi di sebuah perusahaan.

Ia pun menjelaskan bahwa persamaan dan keadilan  jender saat ini dunia kerja tidak ada lagi batasan- batasan tertentu untuk tetap berkarier.

Bayangkan saja, kalau misalkan  hanya mempekerjakan laki-laki saja, kira- kira apa jadinya, mungkin ada pekerjaan itu, memang sifatnya harus perempuan yang berada di pekerjaan tersebut, salah satu contoh misalkan sebagai admistrasi.

Sedikit dia menjelaskan bahwa keberadaan perempuan di Industri Pertambangan, sangat-sangat memiliki peranan penting dalam menjunjung perkembangan arah perusahaan yang lebih baik, tandas gadis berdarah Masamba ini melalui rilisnya yang diterima awak media 18/10/2019.

” Baginya bahwa kami sebagai perempuan, tentu sangat berharap  besar  ada perhatian utamanya jenjang karieer, tidak ada lagi berbeda  antara laki dan perempuan,” tandas Atika, S.E

Atika juga menjelaskan bahwa
Keadilan jender harus memiliki ruang yang sama antara perempuan dan laki- laki,  khususnya di dunia kerja.

Di kehidupan  yang sama ini, baik perempuan maupun laki-laki tidak ada lagi batasan untuk  mengejar berbagai minat, karir, gaya hidup dalam Prospektif perkembangan zaman ini.

Di Industri saat ini pula banyak perempuan bisa menjadi Operator setara dengan laki-laki pada umumnya.

Seperti di Kabupaten Morowali sendiri, di perusahaan pertambangan maupun smelter perempuan ada yang menjadi operator houise Crane.

Perusahaan saat ini, memulai memahami penting perempuan bekerja di perusahaan, meskipun pekerjaan ini memliki tantangan yang cukup adernalin tapi m inieraka bekerja dengan penuh suasana santai.

Keadilan jender tercapai ketika upaya dan kebijakan khusus dibuat untuk memberikan peluang yang setara, baik bagi perempuan maupun bagi laki-laki.

Dengan cara ini, baik laki-laki maupun perempuan dapat belajar dan ikut ambil bagian dalam perkembangan industri saat ini, tandas Atika.

Ia berpesan, dengan demikian, semua perempuan dan laki-laki memiliki peluang yang sama untuk mengembangkan segenap keterampilan dan bakatnya dia miliki.

Akhir kata, Atika berpesan kepada semua perempuan di Indonesia, bahwa tantangan kedepan di dunia kerja akan besar, akan banyak perusahaan saat ini membuka peluang yang manis, mari siapkan keterampilannya dengan sumber manusia yang handal, apalagi zaman Industri 4.0.

Kita perlu tanamkan prinsip, Optimise adalah kunci meraih keberhasilan,maka sejatinya tandas Atika, Admistrasi, PT.Bintang Delapan Mineral.

(Rahman,SE )

JANGAN LEWATKAN