Sudah Deklarasi Disepuluh Kecamatan, Koalisi Askar-Makmur Pecah Kongsi di Pilkada Bulukumba

SinyalTajam.com, Bulukumba – Meski telah di klaim melakukan deklarasi di 10 Kecamatan yang ada di Bulukumba, namun ternyata koalisi bakal calon (balon)/Bupati dan balon Wakil Bupati Bulukumba, H Askar HL dan Andi Makmur Karim, tidak mampu bertahan alias pecah kongsi sebelum memasuki tahapan pendaftaran.

Koalisi yang mengusung tagline ‘Andalanta Memakmurkan Bulukumba’ itu retak akibat balon wabup, Andi Makmur memilih tinggalkan H. Askar karena komitmen yang dibangun bersama tidak bisa berjalan beriringan pada kontestasi Pilkada Bulukumba 2020 mendatang.

“Buat apa koalisi ini dipertahankan jika komitmen yang telah terbangun tidak dapat berjalan sesuai kesepakatan. Karena sudah tidak ada lagi komitmen jadi sebaiknya koalisi bubar saja,” ungkap Andi Makmur Karim, Rabu, 20 November 2019.

Selain itu, Andi Makmur juga mengaku kecewa terhadap koalisi pasangannya karena kerja keras yang dilakukan selama ini sejak Februari 2019 lalu tidak dihargai dan hanya dipandang sebelah mata oleh balon Bupati H. Askar.

“Untuk apalagi kerjasama dipertahankan kalau kita tidak ada lagi saling percaya dan saling menghargai. Jika ada masalah semestinya dibicarakan secara baik-baik, bukan justru malah menyalahkan lalu menghindar. Makanya saya lebih memilih mundur dari koalisi,” bebernya.

Makmur juga mengaku sangat kecewa terkait pernyataan H. Askar HL yang menuatakan kalau dirinya bukan calon tunggal untuk menjadi balon wabup pendamping di Pilkada Bulukumba.

Sementara itu, H Askar membantah tudingan Andi Makmur, terkait adanya komitmen yang dilanggar. Sebaliknya yang dilakukan selama ini hanya penjajakan dan komunikasi politik.

“Jadi tidak ada komitmen, tapi hanya merupakan penjajakan atau komunikasi politik antara kami. Buktinya sejauh ini belum ada rekomendasi partai dan deklarasi pasangan,” terang H. Askar.

Menurut Ketua DPC PPP Bulukumba ini, politik itu dinamis, apalagi tahapan pilkada ini masih cukup lama. Jadi soal siapa figur yang akan menjadi balon wabup pendampingnya, itu pasti dilakukan secara selektif.

“Karena waktunya terbilang masih cukup lama, maka untuk memilih siapa kemudian mendampingi saya di pilkada, itu masih dilakulan pemetaan dan survey. Dengan dasar itu juga, kami belum menentukan figur sebagai balon cawabup,” ungkap H Askar.

Tapi yang pasti, imbuh dia, pihaknya tetap konsisten sesuai Nawacitanya yakni umtuk lebih memakmurkan Bulukumba. Jadi Keputusannya membubarkan koalisi dengan Andi Makmur, merupakan langkah terbaik dan sudah tepat. (asa)

JANGAN LEWATKAN