Bantuan Sapi Kelompok Mati, Distan Takalar Diduga Ferivikasi Abal-Abal

Sinyaltajam.com, Takalar – Kadistan lewat percapakan via WhastApp-nya membantah kalau sapi yang sakit/mati sebelum diserahkan kepada kelompok ternak penerima bantuan di Kelurahan Bulu’kunyi Kecamatan Polongbangkeng Selatan Kabupaten Takalar.

Pemilik sapi, Rajamuddin Dg. Sese mengakui, kalau ternaknya yang mati merupakan sapi bantuan kelompok ternak balang Taesa’ yang disalurkan melalui Dinas Peternakan Kabupaten Takalar.

Dirinya juga mengatakan kalau dari awal diserahkannya bantuan sapi, memang kondisinya kurang sehat, sampai sekitar sebulan setelah diserahkan pada kelompoknya, sapi tersebut juga masih belum sehat total alias loyo sampai berujung kematian.

Saat dikonfirmasi oleh awak media, ketua kelompok Balang Taesa’ Supriadi Dg. Namba membenarkan jika beberapa sapi bantuan yang diterimanya bersama anggotanya benar kurang sehat.

“Kami sangat menyayangkan bantuan Pemerintah untuk kelompok ternak sapi, yang diserahkan pada kelompok kami yang berujung kematian salah satu sapi,” tuturnya.

“Tentunya kami dari ketua kelompok berharap kepada Pemerintah ada asuransi penggantian ternak terkait hal ini,” tambahnya singkat.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian, Hasbi Bantang menjawab keluhan kelompok ternak tersebut :

1. Semua sapi yg diserahkan itu melalui pemeriksaan kesehatan yang sangat ketat oleh petugas kesehatan hewan peternakan.

2. Kadang-kadang faktor perlakuan peternak ke hewan yang kurang maksimal sehingga imunnya menurun.

3. Sapi tersebut sudah diasuransikan dan klaimnya sudah diproses ke pihak jasindo asuransi utk digantikan.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas Pertanian Takalar Hasbi Bantang mengatakan, sapi yang mati itu akan digantikan dan sudah dalam pengurusan, karena semua sapi yang dibagikan itu sudah diasuransikan.

Lap : Arsyad Sijaya

JANGAN LEWATKAN