Dididuga Anak Perempuannya Mati Karena Disantet, Baso Nyaris Tewas Ditangan Tetangganya

SinyalTajam.com, Bantaeng – Diduga dipicu rasa dendam, Caco Bin Pasi (50) warga kampung Kayu Loe Desa Kayu Loe Kecamatan Bantaeng, kabupaten Bantaeng, nyaris menghabisi nyawa tetangganya sendiri, Baso bin Ngadang (65) Rabu (4/12/2019) sore di rumah korban.

Meski dalam kondisi luka parah, korban Baso, masih bisa tertolong dan selamat dari upaya pembunuhan tersebut setelah mendapat perawatan intensif di RSUD Prof. Anwar Makkatutu Bantaeng. Namun Korban mengalam luka tikam serius di bagian perut sebelah kiri, tangan kiri, paha dan kaki kirinya.

Informasi yang diperoleh di Polres Bantaeng menyebutkan, peristiwa berdarah ini diduga karena dendam. Musababnya, tersangka menduga korban Baso bersama anaknya mengguna-gunai alias menyantet Jumriani anak pelaku hingga sakit dan akhirnya meninggal dunia.

Dugaan itu dikuatkan karena sebelum meninggal, Jumriani diajak oleh Nadi anak korban untuk datang ke rumahnya. Namun keesokan harinya, Selasa 2 Desember 2019, Jumriani dikabarkan sakit dan meninggal. Akibatnya, korban dianggap penyebab dan harus bertanggungjawab atas kematian Jumriani.

Meskipun korban sempat melakukan perlawanan namun tak mampu mengimbangi pelaku yang sudah dirasuki amaraj. Akibatnya, korban Baso roboh bersimbah darah dengan beberapa luka di tubuhnya seperti luka tikam di perut sebelah kiri, luka tangan kiri, paha dan kaki kirinya karena tikaman dan sayatan badik.

Paur humas Polres Bantaeng, Aipda Sandri mengatakan, saat menerima laporan Kasat Reskrim didampingi Kapolsek Bantaeng dibantu sejumlah personil langsung mendatangi lokasi mengevakuasi korban ke RSUD Bantaeng.

“Untuk mengatisipasi aksi balas dendam dari keluarga korban Kasat Reskrim bersama Kapolsek Bantaeng berkoordinasi dengan Kepala Desa, tokoh masyarakat, Babinsa dan Binmas untuk menghimbau keluarga korban agar tidak main hakim sendiri dan menyerahkan proses hukum kepada polisi,” kata Sandri, Kamis (5/12/2019).

Dia menambahkan, saat ini juga pelaku sudah diamankan untuk selanjutnya menjalani pemeriksaan. Sedangkan korban saat ini juga menjalani perawatan intensif di rumah sakit.(asa)

JANGAN LEWATKAN