Serikat Ajukan UMSK 2020 di kisaran 3,6 Juta

Sinyal Tajam, com Morowali- Pembahasan UMSK Tahun 2020 masih menjadi tantangan Serikat dalam memperjuangkan Upah layak untuk karyawan di Kab. Morowali, khususnya di bidang pertambangan.

Seperti yang di sampaikan salah satu perwakilan dari serikat pekerja nasional ( SPN), muhammad junawir rannuki mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada tawaran yang di tetapkan oleh pihak pemerintah terkait ketetapan upah yang akan di gunakan untuk tahun depan.

” Kami masih berjuang untuk upah layak kawan-kawan buruh,” ungkap Munawir kepada Sinyal Tajam.com

Seperti padangan Serikat Pekerja Nasional ( SPN) mengajukan untuk pertambangan berada di kisaran 3,6 juta dan untuk penawaran dari SPIM dengan posisi 3,7 juta.

Pasalnya, Kami dari Serikat mengajukan untuk perkebunan sebesar 3,5 Juta dan Untuk pertambangan sebesar 3,8 Juta sementara untuk pari pihak Apindo menyampaikan pula perbandingan dengan batas kemampuan untuk perkebunan sebesar 3,2 juta dan pertambangan sebesar 3,6 juta, kata Munawir melalui rilisnya yang d kirim pada malam 9/12/2019

Dan tawaran terakhir yang diajukan serikat (SPN), 3.6jt disetujui namun dengan syarat untuk PT. IMIP itu tdk termaksud tunjangan tetap dengan alasan bahwa harus ada faktor yang membedakan antara PT. IMIP dan PT yang lain (Wansiang, Transon dll) dimana PT. IMIP telah produksi dan PT yang lain masih dalam masa kontruksi, Ucap Munawir.

Sementara dari pihak pengusaha (PT. IMIP) melewati Apindo menyatakan tdk setujuh atas permintaan yang di ajukan dewan pengupahan.

Pada kesimpulan ini, Belum ada kesepakatan yang menjadi dasar perhitungan pada UMSK untuk tahun,artinya perjuangan ini masih berlanjut, kata Munawir ( Rahman)

JANGAN LEWATKAN