Debit Air Berkurang, Jadwal Cocok Tanam di Wotu dan Burau Diundur

SinyalTajam.com, Lutim – Kemarau panjang yang melanda sejumlah daerah di Sulsel termasuk Kabupaten Luwu Timur, cukup berdampak pada jadwal musim tanam yang direncanakan.

Begitu juga didua kecamatan yakni Wotu dan Burau belum berani melakukan cocok tanam, kecuali sawah yang dilalui irigasi kewenangan kabupaten itu sudah mengolah.

Menurut Kepala UPTD  kalena kanan, Sugiono,  jadwal turun sawah untuk Kecamatan Wotu dan Burau terpaksa diundur. Itu disebabkan debit air yang diharapkan dapat mengaliri persawahan seluas 17.032 hektare, ternyata tidak mencukupi untuk mengaliri sawah tersebut.

“Jadwal bercocok tanam atau turun ke sawah terpaksa diundur. Itu disebabkan musim kemarau, sehingga penyiapan suplay air baku yang dulunya bisa mencapai 24 kubit perdetik kini mengalami penurunan yang diperkirakan hanya 6 sampai 7 kubik perdetik,” bebernya, Kamis (12/12/2019).

Dikatakan, jika mengacu pada jadwal, cocok tanam seharusnya melakukan aktivitas di sawah. Apalagi memasuki Januari ini petani sudah mulai menggarap sawahnya pakai tractor. Tapi itu urung dilakukan karena terkendala kurangnya debit air di bendungan.

“Sebagai upaya untuk mengantisipasi itu, terpaksa kami undurkan waktu atau jadwal tanam. Kita berharap dan berdoa semoga Desember ini hujan cepat turun biar debit air yang dibutuhkan bisa maksimal,” tutupnya. (Tim)

JANGAN LEWATKAN