Komisi D DPRD Sulsel Sidak Proyek Pelebaran Jalan Bulukumba-Sinjai, Kontraktor Diingatkan Bekerja Sesuai Spek

SinyalTajam.com, Bulukumba – Rombongan Komisi D Bidang Pembangunan DPRD Sulsel meninjau pengerjaan proyek Infrastruk pelebaran jalan yang menghubungkan dua kabupaten yakni Bulukumba dan Sinjai, tepatnya proyek ruas jalan Palampang, Munte, Bonto Lempangan dengan volume sepanjang 4,5 kilometer.

Sidak proyek itu dipimpinan langsung Ketua Komisi D DPRD Sulsel, Jhon Rende Mangontan. Tujuannya sebagai tindaklanjut atas pengaduan masyarakat ke DPRD lewat Rapat Dengar Pendapat (RDP) beberapa waktu lalu.

Dalam kunjungannya itu komisi DPRD Sulsel melihat perlu ada keseriusan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK). Kontraktor dan Konsultan untuk menggenjot percepatan penyeselesaian pekerjaan sesuai batas tahun akhir anggaran.

“Perlu ada keseriusan PPTK, kontraktor dan Konsultan melaksanakan pekerjaan secara profesionalisme dan berpedoman dengan spek, karena masih banyak sistem pengerjaan yang tidak sesuai spek yang terkesan diabaikan sehingga kualitas pekerjaan tidak sesuai dengan harapan,” kata Ketua Komisi D yang akrab disapa, Sabtu (14/12/2019).

Tidak hanya itu, pemerintah dan kontraktor juga harus memperhatikan beberapa hal sebelum pengalokasian anggaran ke setiap lokasi pekerjaan seperti, memastikan lokasi atau titik yang menjadi pengerjaan proyek tidak bersoal, khususnya mengenai kepemilikan lahan untuk dibebaskan agar dalam proses pengerjaan tidak menemui kendala.

Adapun khusus anggaran, lanjut politisi asal Toraja ini, sebaiknya memberikan ruang bagi masyarakat untuk ikut berbartisipasi dalam pengerjaan baik secara organisasi maupun personal untuk memperkecil terjadinya kecemburuan masyarakat.

“Sebaiknya masyarakat sekitar juga diakomodir atau dilibatkan baik secara organisasi maupun personal untuk memperkecil terjadinya kecemburuan masyarakat,” harapnya.

Sekedar diketahui, proyek yang menghubungkan Bulukumba – Sinjai sejauh 4,5 kilo meter dikerjakan oleh PT. Agung Perdana Bulukumba dibawah pengawasan PP. Naufal Airvindo Konsultan dengan Nomor Kontrak 602.2./1901/DBMBK.

Adapun nilai anggaran pekerjaannya mencapai Rp 28,9 miliar lebih yang merupakan program Dinas Bina Marga & Bina Konstruksi Provinsi Sulsel dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK). (asa)

JANGAN LEWATKAN