Diduga Ada Pungli di BSPS Bontonompo, Warga Dicoret dari Daftar Penerima Karena Tak Mampu Bayar

Gowa, SinyalTajam- Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Perumahan melalui dinas PUPR merupakan bantuan pemeritah yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Hanya saja program yang bertujuan meningkatkan kualitas rumah beserta sarana dan prasarananya yang dilaksanakan di Desa Jipang Kecamatan Bonto Nompo Kabupaten Gowa, diduga terjadi aksi Pungutan Liar (Pungli) yang dilakukan oleh oknum pendamping atau fasilitator.

Dari hasil investigasi ke penerima bantuan, ditemukan bantuan yang harusnya diperuntukkan membantu warga miskin secara gratis, ternyata hanya menyulitkan warga kurang mampu.

Arsyad Dg. Ngago, salah seorang penerima bantuan mengaku dirinya sudah didata oleh fasilitator bersama 29 warga lainnya yang diputuskan dalam musyawarah dan dinyatakan menjadi salah satu penerima bantuan BSPS.

Namun belakangan nama Arsyad Dg. Ngago di keluarkan alias di coret dari daftar penerima bantuan. Musababnya, warga miskin tersebut tidak mampu membayar sesuai permintaan pendamping yang nilainya bervariasi antara Rp200-Rp300 ribu setiap penerima bantuan.

“Nicoreki arengku pak, nasaba tena kemampuangku ambanyaraki sesuai napalaka pendampinga. Nakke napalaki Rp300 ribu,” ungkap Arsyad Dg. Ngago. dengan dialeg Makassar.

Artinya menurut Arsyad Dg. Ngago, namanya dicoret dari daftar penerima bantuan karena tidak mampu membayar sesuai permintaan yang telah ditentukan pendamping sebesar Rp300 ribu.

Menyikapi dugaan praktek pungli tersebut, salah seorang pendamping BSPS Yusran, saat diklkonfirmasi terpisah, secara tegas membantah jika ada praktek pungli pada program BSPS ini.

“Tidak benar kalau di program BSPS ini ada pungutan liar. Kami berupaya melaksanakan tugas sesuai prosedur dan mekanisme yang berlaku,” jelas Yusran pekan lalu.

Namun begitu, fasilitator tersebut tidak memberikan keterangan terkait keluhan warga yang namanya telah dikeluarkan dalam daftar sebagai penerima BSPS yang sudah diputuskan lewat musyawarah. (sitaba)

JANGAN LEWATKAN