Rapat Koordinasi Antara Pemkab Lutim dan PT Vale Terkait Sampah di TPA Kuari, Belum Ada Solusi

Sorowako, Sinyaltajam.com- Rapat Koordinasi antara Pemkab Lutim dengan pihak PT. Vale terkait masalah sampah di TPA Kuari yang dilaksanakan di Taman Antar Bangsa (TAB) Kamis (06/02/2020), belum memperoleh titik temu atau solusi terbaik.

PT. Vale sebagai pemilik lahan di area TPA Kuari justru mengaku tidak pernah menghibahkan lahannya tersebut, sehingga TPA kuari nampak semrawut karena tidak jelas pengelolaannya.

Imbasnya masyarakat di sekitar TPA Kuari resah, dan berharap Pemda Lutim bisa menemukan solusi dengan PT. Vale, sebab semua kalangan mengetahui kalau sampah di TPA tersebut 65 persen adalah sampah dari karyawan PT. Vale.

Rapat koordinasi kali ini, Pemerintah Kab. Lutim diwakili Asisten Dohri, Kadis tarkim, Dinas PU, Dinas lingkungan hidup serta pejabat di dua Kecamatan Towuti dan Wasuponda, bersama DPRD Kab. Lutim yang dihadiri Wakil Ketua I H. Usman Sadik dan Anggota DPRD Andi Baharuddin.

Wakil Ketua DPRD Kab. Lutim H.Usman Sadik mengingatkan, bahwa masalah ini sudah pernah dibahas pada tahun 2014 silam, tapi sampai sekarang masalah ini belum ada titik terangnya.

Kendala ini, kata H. Usman Sadik disebabkan karena masalah lahan. Untuk itu, ada 2 solusi kerjasama yang baik ditawarkan ke pihak PT. Vale.

Pertama, PT. Vale harus menghibahkan lahan TPA Kuari tersebut, sementara Pemkab Lutim yang membangun sarana persampahan di tempat itu.

Kedua, PT. Vale yg membangun sendiri sarananya oleh karena Pemkab Lutim jelas tidak akan mengeluarkan anggaran untuk membangun diatas lahan yg bukan milik Pemkab Lutim.

Sementara pihak PT Vale yg diwakili oleh Gunawardana mengatakan PT. Vale belum pernah menghibahkan lahan itu. Namun Gunawardana berjanji akan membicarakan masalah ini dengan management PT. Vale.

Menyikapi hal itu, Pemkab Lutim akan mengirim surat permohonan guna pengalihan lahan di TPA kuari kepada pihak PT. Vale.

Meski masih belum menghasilkan kata sepakat pada pertemuan tersebut, namun kedua pihak akan berusaha menyelesaikan permasalahan ini.

Kemudian kedua pihak meninjau langsung ke lokasi TPA Kuari guna melihat permasalahan secara riil.
Kunjungan tersebut mendapàt apresiasi dari warga setempat.

Disaat peninjauan lokasi TPA Kuari, Anggota DPRD Lutim dari Komisi III, Andi Baharuddin membuat statement, apabila pihak PT. Vale tidak mengindahkan masalah ini, dan membiarkan berlarut-larut tanpa ada penyelesaian, maka Andi Baharuddin akan menurunkan massa memblokir area tersebut.

“Jika nanti pihak PT Vale hanya membiarkan masalah ini terus berlarut, kita akan menurunkan massa memblokir tempat ini, karena masalah sampah ini sangat meresahkan masyarakat setempat,” tegas Andi Baharuddin pada Sinyaltajam.com. (Ilham Salju)

JANGAN LEWATKAN