Ditarget Rp25 M, Samsat Bantaeng Mampu Tembus 10 Besar Peraih Pajak Tertinggi di Sulsel

SinyalTajam.com, Bantaeng – Meski baru memasuki bulan kedua tahun anggaran 2020 ini, Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Samsat Bantaeng, mampu masuk 10 besar sebagai peraih pajak tertinggi dari 24 Kabupaten/Kota di Sulsel.

Menurut Kepala Samsat Bantaeng, Ijas Fajar, hingga memasuki akhir Februari 2020, pihaknya mampu kumpulkan pajak sebesar Rp3,3 miliar lebih dari target Rp25 miliar lebih tahun ini. Pajak tersebut diperoleh lewat Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

“Masuki triwulan pertama ini atau akhir Februari Samsat Bantaeng mampu mengumpulkan pajak sebesar Rp3,3 miliar lebih atau sekitar 13 persen dari target. Pajak tersebut diperoleh lewat dua objek pajak yang terkumpul.yakni PKB dan BBNKB,” terang Kepala Samsat Bantaeng, Kamis (27/2/2020) di kantornya.

Dia merinci, dari total Rp25, 4 miliar lebih yang menjadi target untuk Samsat Bantaeng, sebanyak Rp16,2 miliar lebih target untuk PKB. Selebihnya dibebankan untul perolehan pajak BBNKB sebesar Rp9,224 miliar lebih. Target ini mengalami kenaikan sekitar Rp3 miliar dari tahun 2019 lalu.

Sedangkan keberadaan perusahaan Smelter di daerah ini, kata dia, tidak memberikan pemasukan pajak cukup berarti terutama dari pajak kendaraan. Perusahaan tersebut dinilai memberikan konrribusi pada pemasukan pajak air permukaan, termasuk dari sektor wisata.

Agar target pajak dapat dicapai, lanjutnya, berbagai upaya terus dioptimalkan seperti menugaskan seluruh sektor untuk menjemput bola dengan pembagian zona, melakukan Samsat keliling setiap kecamatan. Selain itu pihaknya juga telah membuka layanan di Mall Pelayanan Publik Bantaeng.

“Kami juga meminta kerjasama sejumlah pihak yang hingga kini masih memiliki tunggakan pajak PKB dan BBNKB. Jika tunggakan tidak diselesaikan, maka akan berampak pada pemeriksaan dari BPK yang ujung-ujungnya menjadi temuan,” tandasnya. (asa)

JANGAN LEWATKAN