Peringati Hari Ginjal Sedunia , Pemda Lutim Gelar Talk Show dan Anjangsana ke Pasien- Pasien Cuci Darah RSUD I Lagaligo

LUTIM,sinyaltajam.com – Dalam rangka menyambut Hari Ginjal Sedunia 2020, pada Selasa (10/03/20), RSUD I Lagaligo bersama Dinas kesehatan Luwu Timur, tim penggerak PKK dan tim Dharma Wanita Luwu Timur menggelar Talk Show dengan tema Kesehatan Ginjal dari Pencegahan Sampai Deteksi Dini Untuk Semua Orang di Semua Fasilitas Kesehatan.

Dirangkaikan dengan kegiatan Anjangsana dan pemberian cinderamata ke seluruh pasien cuci darah yang ada di Luwu Timur .

Talk Show diadakan di Aula RSUD I Lagaligo dihadiri 150 peserta yang berasal Instansi Kesehatan , Pemda Luwu Timur, tim penggerak PKK dan Dharma Wanita , serta pasien dan keluarga pasien yang menjalani cuci darah dengan menghadirkan dr. Nasrum Machmud,SpPD KGH Finasim dan dr.Budi Amran, SpGK sebagai narasumber serta dr. Wita, SpGK sebagai moderator.

Ketua tim penggerak PKK Luwu Timur Hj. Puspa membuka secara resmi acara tersebut .

” Kita mengetahui angka kejadian penyakit ginjal kronik cukup tinggi dengan risiko komplikasi dan kematian yang cukup besar dan harus selalu di lakukan tindakan preventif berupa deteksi dini , pola hidup sehat , pengaturan gizi untuk mencegah penyakit ini “, kata dr. Nasrum Machmud yang lebih akrab dengan panggilan dr. Ato yang juga merupakan dokter fungsional di SMF Penyakit Dalam RSUD I Lagaligo.

Lebih lanjut dr. Ato menjelaskan penyebab terbanyak dari penyakit ginjal tersebut adalah penyakit hipertensi dan diabetes yang insidennya cukup tinggi di Kabupaten Luwu Timur .

” RSUD I Lagaligo bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Luwu Timur telah melakukan upaya dari peningkatan penyebab terjadinya penyakit ginjal tersebut dan deteksi dini penyakit. Pemerintah juga telah menetapkan standar pelayanan minimal (SPM) dalam mengatasi hal itu, ” ungkap dr. Benny, Mkes selaku Direktur RSUD I Lagaligo .

Ditambahkan oleh dr. Hj. Rosmini Pandin ,MARS selaku Kepala Dinas Kesehatan Luwu Timur bahwa sejauh ini upaya yang sudah kita lakukan ialah membuat inovasi peningkatan cakupan pelayanan hipertensi dan diabetes untuk mrncegah risiko penyakit ginjal oleh masing-masing Puskesmas yang ada di Kabupaten Luwu Timur, dimana petugas dari puskesmas-puskesmas melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

” Sehingga diharapkan pemeriksaan tersebut dapat mendeteksi lebih dini gejala dan risiko komplikasi dari hipertensi dan diabetes tersebut, ” sambungnya.

“Kita tidak mengharapkan masyarakat kita terjangkit penyakit ginjal Kronik apalagi sampai kepada penyakit gagal ginjal dan pada akhirnya cuci darah . Kita ucapkan terimakasih kepada pihak RSUD I Lagaligo khususnya kepada panitia acara peringatan Hari Ginjal sedunia yang ke 12 ini yang telah berjalan lancar dan sukses,” tutup Hj Puspa selaku ketua Tim Penggerak PKK Luwu Timur.

(hmsrsud)

JANGAN LEWATKAN