Masih Seumur Jagung, Desa Tole Fokus Tingkatkan Pembangunan Infrastruktur

LUTIM,sinyaltajam.com – Meski Desa Tole Kecamatan Towuti umurnya masih terbilang seumur Jagung yang resmi terbentuk pada 2015 lalu, namun desa tersebut berupaya mensejajarkan diri dengan desa lainnya dalam memberikan pelayanan kepada warganya.

Dibawah kepemimpinan Talha Malaka sebagai Kepala Desa, daerah penghasil Merica itu terus melakukan penataaan dan meningkatkan infrastruktur jalan.

“Sebagai desa yang baru lima tahun secara resmi menjalankan roda pemerintahan, kami fokus melakukan perbaikan infrastruktur jalan agar desa berpenduduk lebih dari 1000 jiwa bisa maju dan selaras dengan desa lain,” papar Kades Tole kepada sinyaltajam.com, Kamis (12/3/2020).

Menurut Talha, berbagai program dan perencanaan pembangunan di tingkat desa mengacu pada skala prioritas. Tentunya program tersebut tidak lepas dari usulan warga yang terakomodir melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

“Kami menganut azas pemerataan dalam melaksanakan kebijakan pembangunan di tingkat desa secara merata tanpa membedakan dari tiga Dusun yang ada di Desa Tole,” sebutnya.

Saat ini, lanjut dia, pihaknya tengah memprogramkan jalan lingkungan yang terletak di Dusun Tandumata sepanjang hampir 1 KM, sedangkan total Dana Desa dan ADD yang dikelola Desa Tole tahun 2020 sebesar Rp 1,1 miliar lebih.

Pembangunan akses jalan desa tersebut menggunakan ADD sekitar Rp 50 Juta. Tentunya program ini melibatkan masyarakat desa atau sebagai program padat karya.

Selain itu, jelas Talha Malaka, sebenarnya ada program pembangunan jalan di desa sudah bisa dilaksanakan tahun ini. Hanya saja, itu masih terus dikoordinasikan ke Pemkab Lutim karena ada kendala pada nama kegiatan.

Semestinya nama kegiatan tersebut pembuatan jalan produksi. Tapi nama itu tidak tepat karena proyek tersebut akan dibangun di lahan persawahan alias jalan tani.

“Sebenarnya proyek ini sudah bisa jalan tahun 2020 ini, tapi karena nama kegiatan salah sehingga terpaksa harus dilobi ulang dan semoga saja bisa dialihkan,” ujarnya lagi.

Sebagai manusia biasa yang tak luput dari salah, dirinyapun memohon maaf kepada masyarakat. Dan semoga saja proyek peningkatan jalan tersebut dapat tetap bisa dilaksanakan.

(tim)

JANGAN LEWATKAN