Mantan DPRD Luwu Timur Prihatin Dengan Jama’ah Yang Tidak Sholat Juma’at Karena Takut Virus Corona

Malili Sinyaltajam.com–Mesjid Babul Khair di desa Puncak Indah kec.Malili Kabupaten Luwu Timur terlihat tidak seperti biasanya shaf yang dulunya vol kini terlihat hamfir setengah tidak terisi oleh jama’ah juma’at. Hal Itu terjadi dengan adanya rasa ketakutan wabah virus corona yang beredar dikalangan media sosial facebook dan media massa.

Seperti yang di jelaskan Ustad Ahmad Said pasca Sholat juma’at , ” saya lihat salah satu indikator penomena yang terjadi dengan adanya wabah virus corona ini yang membuat sebagian dari kita ketakutan.

” Dan sebagian beranggapan bahwa seakan akan virus corona itu lebih kita menonjolkan rasa takutnya kita dari pada rasa takutnya kepada sangpecipta virus itu, ucap Ustad Ahmad jumat 20/3/2020.

Sinyaltajam.com

Perlu kita pahami sesunggunya apa yang kita takuti itu tidak akan terjadi kalau sangpencipta virus itu tidak menghendaki kita.

“Jadi upaya yang kita lakukan sekarang ini berikhtiar jangan takut kalau memang sudah takdir itula kehendak Allah.

Memang ada himbauan dari MUI tapi membatasi tempat tempat ibadah yang benar sudah positif terindikasi penyakit itu tapi ditekankan juga kalau memang ditempat itu belum ada gejala virus kenapa tidak kita lakukan sholat berjama’a apalagi sholat juma’at adalah kewajiban bagi kita lelaki melakukannya, ” katanya.

Lain halnya keterangan mantan anggota DPRD Luwu Timur H Herdinang S.Ag MM ” Bahwa lelaki yang tidak menjalankan Sholat jumat haram hukumnya terkuali orang sakit atau musafir.

Diapun menambahkan orang yang takut dengan wabah virus corona sehingga tidak melaksanakan Sholat jumat berarti imannya di duga setipis kulit bawang, apalagi di Luwu Raya ini kan belum ada orang dikabarkan terjangkit virus corona jadi tidak ada alasan kita tidak melakukannya. tutur Herdinang di warkop 533 puncak Indah. Tim

JANGAN LEWATKAN