Ketua DPRD Geram, Akan Hearing Pengecer dan Distributornya di DPR

Lutim,Sinyaltajam.com–Setelah mendengar keluhan masyarakat petani dan membaca berita yang tayang di media online lokal Lutim sinyaltajam.com sebanyak dua kali terkait mahalnya harga pupuk bersubsidi jenis Phonska di Mahalona Raya kecamatan Towuti.

Ketua DPRD Luwu Timur, H. Amran Syam SH. Geram dan akan segera menindak lanjuti persoalan pupuk di Mahalona Raya.

“Saya akan segera menindak lanjuti dan nanti kita lakukan hearing di DPRD menghadirkan dinas pertanian dinas koperindag, asisten yang membidangi organisasi dan distributor,” Kata orang nomor satu di DPRD Luwu Timur.

Dan ini persoalan pupuk akan kita bahas di komisi 2, dan nanti kita akan mendengarkan penjelasan sekaligus memberi saran dan dukungan melakukan langkah strategis dan mengupayakan harga pupuk bersubsidi dapat kembali normal

“Kalau perlu kata Amran di dorong melakukan pembentukan panitia kerja di DPRD untuk menginvestigasi apa sebabnya sehingga adanya kelangkaan dan mahalnya penjualan pupuk di pengecer,” Ucap H. Amran Syam.Jumat (17/04).

DPRD sudah meminta ke pemda melakukan upaya cepat agar segera menindak lanjuti desakan DPRD, karena kami ingin melakukan yang terbaik untuk Petani.

“Kalau nanti setelah di hearing masih saja membandel maka kita meminta agar distributornya dan pengecernya di berikan sanksi,” Tungkas H.Amram Syam SH, dengan tegas.

Amram pun menduga dengan mahalnya harga pupuk, itu karena ada permainan mafia pupuk. Dan kalau nantinya terbukti benar adanya mafia pupuk maka DPRD akan meminta di cabut izin usahanya ke dinas terkait biar petani kita tidak lagi dibodohi oleh mafia tersebut. Tim

JANGAN LEWATKAN