Hindari Tumpang Tindih Data Penerima BLT, Dinsos Lutim Gagas Pertemuan Lintas OPD

Malili, Sinyaltajam.com- Implementasi Peraturan Menteri Desa PDTT No. 6 Tahun 2020 terkait 14 Kriteria Keluarga Miskin calon penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa, Dinas Sosial Kabupaten Luwu Timur menggagas pertemuan dengan beberapa Dinas terkait, Jum’at (17/04/2020).

Dalam pertemuan itu, disepakati pendataan ulang keluarga miskin yang akan dilakukan secepatnya dengan menggunakan format Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Dari hasil pendataan kembali tersebut, akan ada pengklasifikasian data lagi. Untuk penerima BLT dari Kemensos diklasifikasikan dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Kemudian data yang diluar DTKS bisa dipakai untuk BLT Dana Desa,” Ujar Sukarti kepada Sinyaltajam.com.

Sebab menurut Sukarti, penting dilakukan pendataan kembali oleh Relawan Desa agar tidak terjadi tumpang tindih data, Dinas Sosial Lutim telah memberikan beberapa kriteria dari Kemensos sebagai bahan acuan pada penerapan BLT Dana Desa dan BLT dari Kemensos.

Pertemuan yang dilakukan di Kantor Dinas Sosial tersebut dipimpin Asisten I, Drs. Dohri As’ari dan diikut Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Disnakertrans, Perindagkop UKM dan Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah.

Kepala Dinas Sosial, Drs Sukarti sebagai penggagas pertemuan tersebut, mengungkapkan, ada beberapa hal dalam Permendes PDTT No. 6 tahun 2020 yang mesti dikoordinasikan oleh beberapa OPD .

“BLT Dana Desa dalam Permendes PDTT No. 6 tahun 2020, dapat digunakan untuk membantu keluarga miskin di desa, yang sasaran penerimanya adalan keluarga miskin non Program Keluarga Harapan (PKH), atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), yang kehilangan mata pencaharian, belum terdata dan mempunyai anggota keluarga yang rentan terkena penyakit menahun/kronis,” papar Sukarti.

Pada poin kriteria keluarga miskin calon penerima BLT Dana Desa termasuk BLT dari Kemensos lanjut Sukarti, disinilah kita mesti menyamakan persepsi, olehnya semoga pendataan ulang dalam waktu seminggu ini bisa secepatnya selesai, sehingga para keluarga miskin penerima BLT Dana Desa dan BLT Kemensos bisa segera memanfaatkan bantuan ini.

Diketahui bersama, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) telah melakukan Perubahan Peraturan Menteri Desa PDTT Nomor 11 tahun 2019 tentang prioritas penggunaan dana desa tahun 2020 menjadi Peraturan Menteri Desa Nomor 6 tahun 2020.

Ada 14 kriteria keluarga miskin yang bisa menerima manfaat dari Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa dalam Perubahan Permendes PDTT Nomor 6 tahun 2020 tersebut.

Diantara 14 kriteria itu yakni; 1. Luas lantai <8m2/orang, 2. Lantai tanah/bambu/kayu murah, 3. Dinding bambu/rumbia/kayu murah/dinding belum diplaster, 4. Buang air besar tanpa fasilitas, 5. Penerangan tanpa listrik, 6. Air minum dari sumur/mata air tak terlindung/sungai/air hujan, 7. Bahan bakar dari kayu/arang/minyak tanah, 8. Konsumsi daging/susu/ayam hanya 1 kali/minggu, 9. Satu stel pakaian setahun.

10. Makan 1-2 kali sehari, 11. Tidak sanggup berobat ke puskesmas, 12. Sumber penghasilan KK Petani <500m2/buruh tani/buruh nelayan/buruh bangunan/buruh perkebunan dan pekerjaan lain berupah

Sementara yang dimaksud keluarga miskin adalah minimal memenuhi 9 dari 14 kriteria yang ditetapkan oleh Kementerian Sosial RI.
(Mal)

JANGAN LEWATKAN