Sesuai Juknis, Sekolah Boleh Gunakan Dana BOS Untuk Pembelian Pulsa/Paket Data Saat Belajar di Rumah

Malili, Sinyaltajam.com– Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melakukan penyesuaian terhadap kebijakan penggunaan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Reguler serta Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Kesetaraan yang diatur dalam Petunjuk Tehnis (Juknis).

Penyesuaian kebijakan ini ditetapkan untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran dari rumah akibat meningkatnya dampak penyebaran coronavirus disease (Covid-19).

Dalam penyesuaian kebijakan penggunaan BOS Reguler serta BOP PAUD dan Pendidikan Kesetaraan yang ditetapkan tanggal 9 April 2020 tersebut, Kemendikbud memperbolehkan satuan pendidikan atau sekolah menggunakan dana BOS dan BOP untuk pembelian pulsa/paket data bagi pendidik dan peserta didik.

Selain itu, dana BOS dan BOP dapat digunakan untuk pembiayaan layanan pendidikan daring berbayar bagi pendidik dan/atau peserta didik dalam mendukung pelaksanaan pembelajaran dari rumah.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kab. Lutim, Amiruddin mengatakan setiap Satuan Pendidikan masing-masing mempunyai otoritas sendiri dalam penggunaan dana BOS.

“Berdasarkan penyesuaian petunjuk teknis (juknis) penggunaan BOS Reguler yang diatur melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 19 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Permendikbud Nomor 8 Tahun 2020 tentang Juknis BOS Reguler, setiap satuan pendidikan dapat menggunakan dana BOS untuk pembelian pulsa/paket data bagi Pendidik dan Peserta Didik saat lakukan pembelajaran secara online di rumah,” papar Amiruddin, Selasa, (21/04/2020).

Meski sampai saat ini belum ada sekolah yang melakukan itu, Amiruddin berharap pihak sekolah sudah mengetahui adanya penyesuaian juknis penggunaan dan BOS.

“Oleh karena penyesuaian ini baru saja berlaku bulan April 2020 ini, makanya belum ada sekolah yang mulai menggunakan dana BOS untuk pembelian pulsa/paket data. Sementara penganggaran sebelumnya sudah diatur untuk keperluan sekolah, apalagi sekarang dana BOS sudah masuk ditahap I,” ujar Kabid Dikdas.

Belum termasuk bagi sekolah-sekolah yang berada di wilayah yang tidak ada sambungan jaringan internet, seperti di pelosok desa. Hal ini jelas akan jadi masalah yang mesti segera dipikirkan bersama, imbuh Amiruddin.

Sekedar diketahui, Ketentuan penggunaan dana BOS Reguler serta BOP PAUD dan Pendidikan Kesetaraan ini berlaku mulai April 2020 hingga dicabutnya penetapan status kedaruratan kesehatan masyarakat Covid-19 oleh pemerintah pusat.
(Mal)

JANGAN LEWATKAN