Husler : Camat dan Kades diminta awasi kawasan hutan yang dibebaskan

Malili,Sinyaltajam.com–Perjuangan pemerintah daerah melalui tangan dingin bupati Luwu Timur Ir. H. Muh Thoriq Husler dalam upaya melepaskan kawasan hutan ke hutan areal peruntukan lain (APL) tidak sia-sia, pertama kali sejak jadi daerah otonom, kabupaten Luwu Timur mendapatkan persetujuan pembebasan penggunaan kawasan hutan seluas 45 ribu hektar lebih dari kementerian kehutanan RI.

Kawasan hutan yang telah dilepaskan statusnya oleh kementrian kehutanan RI atas perjuangan yang cukup rumit oleh Bupati Husler tersebar dibeberapa kecamatan, baik itu lahan perempangan maupun lahan perkebunan masyarakat yang selama ini masuk di areal kawasan hutan lindung, ini dilakukan oleh bupati Husler guna membantu warga agar terhindar dari pelanggaran Hukum dalam mengelola lahan masyarakat.

Dikabulkannya pembebasan kawasan hutan untuk kabupaten Luwu Timur, Bupati Husler dengan tegas meminta seluruh camat dan kepala Desa agar tetap mengawasi kawasan hutan yang telah dibebaskan, hal ini dimaksudkan untuk menghindari adanya oknum yang tidak bertanggung jawab untuk memberikan jaminan kepada warga atau kelompok guna memberikan lahan dalam kawasan hutan yang telah dibebaskan, saat ini sudah ada oknum yang gentayangan mengumpulkan KTP warga untuk mengurus lahan garapan dalam kawasan Sabtu (09/05).

Sesuai informasi yang saya peroleh, kata Husler, ada oknum yang menjanjikan masyarakat untuk diberikan areal perkebunan dalam kawasan hutan yang telah dibebaskan oleh pemerintah daerah, untuk itu kami minta Kepala Desa dan camat agar segera melaporkan jika menemukan di daerahnya, tindakan ini dapat merugikan masyarakat sendiri untuk melakukan pelanggaran Hukum, harap Husler.Tim

JANGAN LEWATKAN