Ciptakan Kemandirian Desa Lewat Pendekatan Program

Kadis PMD Lutim : Halsen, S.Ip

Malili,Sinyaltajam.comDinas PemberdayaanMasyarakat dan Desa dewasa ini menjadi sesuatu yang sangat penting dalam hal menggerakkan potensi dan sumber daya yang ada di Masyarakat. Maka tidaklah berlebihan bila gerak dan dinamika pembangunan bidang pemberdayaan menjadi semakin kompleks seperti yang terus dilakukan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dibawah kendali Drs. Halsen selaku Kepala Dinas.

Untuk mengatasi peningkatan kompleksitas pembangunan pemberdayaan masyarakat, diperlukan penguasaan dan penelaahan strategi sebagai sarana untuk mencapai tujuan dan sasaran, yang selanjutnya akan dituangkan dalam kebijakan, program dan kegiatan yang dapat membentuk kemandirian desa.

Halsen menilai, peran dan strategi diperlukan sebagai sebuah rencana yang menyeluruh dan terpadu. Sehingga dapat memberikan arah dan pedoman kegiatan operasional dalam rangka pencapaian visi dan misi yang telah ditetapkan Pemerintah Kabupaten lewat program dan capaian 5 tahun Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur.

“Aktifitas dan konsistensi program dan kegiatan yang dilaksanakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa menjadi sangat penting terutama dalam memberikan support bagi Pemerintah Daerah,” paparnya.

Mengingat pentingnya peranan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dalam menjembatani berbagai pemberdayaan masyarakat dan desa maka pihaknya dituntut melakukan reposisioning peran, tugas dan tanggung jawab melalui revitalisasi penataan kelembagaan, penguatan lembaga usaha ekonomi rakyat dan pelayanan kepada masyarakat.

Dengan begitu, prestasi yang merujuk pada hasil kinerja nyata yang dilaksanakan seluruh aspek di Dinas PMD, bisa terus dipertahankan dan menjadi cambuk bagi seluruh jajaran. Tujuannya agar dapat terus berbenah dan menjadi lebih baik.

Ia mengatakan, tidak bisa dipungkiri, bahwa pengelolaan dana yang begitu besar memang cukup rawan, namun jika semua berlandaskan kejujuran dan keterbukaan maka akan berjalan aman, lancar dan nyaman hingga tepat sasaran seperti yang diharapkan masyarakat.

Halsen mengakui, deretan capaian kinerja Dinas yang dipimpinnya, tidak terlepas dari peran dan kontribusi penting seluruh lini terkait, terutama masyarakat yang sejauh ini begitu aktif terhadap lajunya pemerintahan dan ‘kritis’ terhadap seluruh kegiatan, hingga terjalin komunikasi dan peran pengawasan yang baik.

“Ini juga merupakan cerminan tanggung jawap dalam menjalankan amanah. Untuk itu mari tetap jaga kekompakan dan merapatkan barisan untuk memberikan dedikasi yang jauh lebih baik bagi Pemerintah Kabupaten Luwu Timur. Karena masih banyak sisi terbaik lainnya yang harus diwujudkan bersama,” kata Halsen.

Seperti salah satu program Dinas PMD melalui Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) yang telah melakukan Perubahan Peraturan Menteri Desa PDTT Nomor 11 tahun 2019 tentang prioritas penggunaan dana desa tahun 2020 menjadi Peraturan Menteri Desa Nomor 6 tahun 2020.

Dalam aturan terbaru itu, sedikitnya ada 14 kriteria keluarga miskin yang bisa menerima manfaat dari Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa. Berdasarkan perubahan aturan tersebut, pada intinya untuk mengatur Pencegahan dan Penanganan Corona Virus dan Padat Karya Tunai Desa (PKTD) serta Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT Dana Desa).

Selain itu, sesuai visi misi bupati Luwu Timur Ir.H.Muh Thoriq Husler, dalam tiga tahun terakhir ini Pemkab sudah membantu menyalurkan pengadaan kendaraan operasional roda dua sebanyak 280 unit yang diperuntukkan bagi seluruh Kepala Dusun di 11 Kecamatan yang ada di Lutim.

Diupayakan pada 2021 nanti program ini sudah bisa dirampungkan karena tersisa atau masih dibutuhkan sekitar 100 unit pengadaan kendaraan roda dua. Begitu pun para kepala desa hampir 100% kendaraan operasional roda empatnya terealisasi. Kami berharap kendaraan tersebut dapat dimanfaat dengan baik untuk kegiatan pemerintahaan desa,” tutur Halsen.

Kepala Dinas dengan tipikal pekerja keras ini juga menghaturkan terima kasih kepada semua pemangku kebijakan di tingkat desa dan dusun beserta jajarannya, begitu juga dengan ketua dan pengurus BPD serta seluruh komponen masyarakat atas dukungannya dalam rangka optimalisasi dan sinergitas penyelenggaraan pemerintahan yang sudah terbangun dengan baik. (Tim).

JANGAN LEWATKAN