Progres Capaian Pendidikan Ditargetkan Tuntas Tahun 2021

Kepala Dinas Pendidikan Lutim Drs. La Besse

Malili,Sinyaltajam.com–KUALITAS pendidik dan mutu tenaga kependidikan dalam pelayanan pendidikan merupakan kunci utama keberhasilan pendidikan, oleh karena itu upaya untuk meningkatkan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan terus dilakukan Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu Timur.

Lewat tangan dingin Drs. Labesse yang diberi amanah untuk memimpin lembaga yang menaungi para guru dan menjadi harapan kemajuan ribuan siswa di daerah berjuluk Bumi Batara Guru ini terus dioptimalkan.

Berbagai kiat dan strategi agar program pendidikan yang dilaksanakan Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu Timur agar dapat seiring dan sejajar dengan daerah lain yang memang telah mengembangkan sistem pendidikan lebiy dulu yang memiliki dedikasi dan kemampuan tinggi untuk mengelola satuan pendidikan.

“Alhamdulillah kami terus bergerak dengan semangat untuk memajukan berbagai sektor pendidikan. Terutama dalam kurun waktu lima tahun sesuai apa yang menjadi target dalam pencapaian program prioritas pendidikan Kabupaten Luwu Timur,” ungkap Drs. Labesse.

Ada lima program prioritas Dinas Pendidikan sesuai yang tertuang dalam visi-misi Bupati Luwu Timur Ir. H.Muh Thoriq Husler periode 2016-2021, mulai dari bantuan beasiswa mahasiswa berprestasi dan kurang mampu. Peningkatan kapasitas pendidikan melalui pemberian bantuan Laptop, pembangunan ruang kelas belajar (RKB), seragam sekolah dan peningkatan kesehjatraan guru non PNS melalui pemberian honor upah jasa.

Kadis Pendidikan Drs. Labesse memaparkan secara detail pengembangan pendidikan yang bertujuan agar kualitas siswa dan anak, termasuk kompetensi tenaga kependidikan sebagai aparat pengelola layanan pendidikan juga terus ditingkatkan kemampuannya.

Menurut dia, sejumlah kegiatan pendidikan sebagai upaya penyelarasan pada visi dan misi pemerintah kabupaten di bidang pendidikan, juga berupaya merumuskan berbagai bidang program seperti pengembangan kurikulum pendidikan, pembinaan Kesiswaan serta penilaian kompetensi tenaga kependidikan.

“Ini dilakukan dalam rangka untuk memotivasi guru untuk berprestasi dalam mengelola pendidikan. Termasuk sebagai upaya mendorong peningkatan kinerja pendidik,” jelas dia.

Untuk mewujudkan Misi yang diemban oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu Timur di perlukan sasaran serta Indikator kinerja sebagai alat ukur keberhasilan yang telah dicapai. Sebab jika dianalogikan, sistem pendidikan diibaratkan seperti sebuah sistem komputer.

Secanggih apapun sistem tersebut dibuat akan selalu terdapat bug (error) yang membuat kinerja sistem menjadi lambat, dan tentunya setiap saat selalu dibutuhkan update sistem berupa patch (program/kegiatan) yang harus terus dikembangkan menyesuaikan kondisi lingkungan.

Sejalan dengan itu, maka terkait bantuan beasiswa kepada mahasiswa sesuai visi misi bupati, itu terus bergerak setiap tahun bahkan memasuki tahun ke lima ini. Malah progresnya melebihi dari perkiraan atau melampaui dari yang direncanakan. Contohnya untuk tahun 2019 ditargetkan 4500 orang ternyata terealisasi 5.978 orang.

Sedangkan untuk penyedian seragam sekolah tingkat SD hingga SMP pada tahun ketiga realisasinya mencapai 100 persen. Meskipun tidak ada target dalam pertahun tapi Dinas Pendidikan berupaya agar semua siswa baru dapat diberikan seragam sekolah.

“Guna lebih mengoptimalkan program pemberian seragam sekolah ini, sebelumnya pelaksanaannya ditangani langsung dinas pendidikan. Namun sejak 2019 lalu, sekolah diberi kewenangan untuk pengadaan seragam siswa baru,” papar pejabat murah senyum ini.

Begitu juga dengan program pengadaan laptop, meskipun capaiannya baru terealisasi sekitar 70 persen pada 2019l lalu, tapi Dinas Pendidikan Lutim berupaya merampungkan pengadaan laptop tahun 2021 mendatang. Termasuk pembangunam RKB dan dan pengadaan mobiler.

“Sebenarnya tahun 2019 ini sudah diprogramkan untuk merampungkan beberapa program yang dimaksud. Tapi itu terkendala dengan munculnya wabah covid-19. Semua program yang direncanakan gagal dilaksanakan karena hampir semua rencana kegiatan fisik di Dinas Pendidikan dibatalkan karena anggarannya dialihkan untuk penanganan Covid-19.

Sementara untuk peningkatan kesejahtraan tenaga pendidik, perhatian tidak hanya diberikan kepada pendidik dari kalangan PNS namun juga diberikan terhadap pegawai non PNS. Hingga kini Pemkab Lutim melalui Dinas Pendidikan telah membayarkan upah kerja mereka hingga mencapai 1500 tenaga guru PNS dan non PNS yang telah dibayarkan upahnya mulai dari nominal Rp1 juta sampai Rp.1.750.000.

Pihaknya berharap wabah virus Corona ini bisa segera berakhir. Dengan begitu capaian program Dinas Pendidikan dalam menuntaskan visi misi Bupati Luwu Timur segera terealisasi hingga tahun 2021. (Tim)

JANGAN LEWATKAN