Bertambah 17, Lutim Tembus 40 Orang Positif Covid-19

Malili, Sinyaltajam.com– Jumlah pasien positif Covid-19 di Kabupaten Luwu Timur tembus diangka 40 setelah ada tambahan sejumlah 17 positif baru.

Demikian dijelaskan Juru bicara tim Gugus Tugas Pencegahan Penanganan Covid-19 Kab. Lutim Masdin, saat Konfrensi pers di ruang Media Center Dinas Kominfo, Rabu, (13/05/2020).

Masdin yang juga sebagai Kepala Dinas Kominfo Kab. Lutim memaparkan tambahan 17 orang itu berasal dari Kec. Wasuponda 1 orang jenis kelamin laki-laki, Towuti 6 orang, 1 perempuan dan 5 laki-laki, Nuha 3 orang, Kec. Malili 3 orang, 2 Laki-laki dan 1 Perempuan, Tomoni 2 orang, Wotu 1 orang dan Kec. Angkona 1 orang.

Masdin juga menyampaikan sebelumnya telah diumumkan ada 23 orang positif dari 8 tambahan kasus baru dan hari ini penambahan 17 orang lagi warga Luwu Timur yang terinfeksi Covid-19.

“Jadi total saat ini dari 23 orang menjadi 40 orang terinfeksi Covid-19 di Kabupaten Luwu Timur,” ujar Masdin.

Menyikapi lonjakan pertambahan angka positif tersebut, Masdin membeberkan langkah tracing yang dilakukan TGTPP, guna menekan penyebaran lebih luas Covid-19.

“Kami terus melakukan tracing terhadap seluruh warga yang terindikasi pernah kontak dengan pasien positif baru tersebut. Dan kemungkinan kedepan masih akan bertambah angka positif.” paparnya.

Namun, lanjut Masdin, meski jumlah positif kian bertambah, TGTPP terus gencar melakukan rapid test. Sisi baiknya, dengan gencar melakukan rapid test kita sudah mengetahui lebih dulu siapa yang terindikasi, sehingga berikut kita dapat lebih sigap mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kab. Lutim.

Hingga kini tercatat kurang lebih 15.000 orang yang sudah menjalani rapid test. Dari jumlah tersebut termasuk yang dirapid test oleh PT. Vale Indonesia Tbk.

Dengan jumlah yang kini mencapai 40 orang terinfeksi, Masdin meminta kepada masyarakat agar tidak panik dan tetap waspada, tetap ikuti himbauan dan protokol kesehatan yang telah ditetapkan Pemerintah.

“Kita bisa belajar dari pengalaman pasien positif K1 yang pertama ditemukan di Lutim. Pasien pertama tersebut sudah dinyatakan sembuh berkat seluruh kerabat dan TGTPP terus aktif menyemangatinya saat isolasi mandiri, sehingga beban psikologis pasien jadi semakin ringan dan akhirnya sembuh,” ungkap Masdin.

Tetap di rumah dan selalu menggunakan masker jika ada keperluan diluar, rajin mencuci tangan dengan sabun, physical distancing jaga jarak dalam berinteraksi, pungkasnya. (Mal)

JANGAN LEWATKAN