Kisah Menggugah, Natalia Lebang: ‘Selalu Semangat Agar Bisa Pulih Karena Ada Keluarga Menunggu’

Luwu Timur, Sinyaltajam.com– Natalia Lebang seorang perawat yang bekerja di RS Awal Bros PT. Vale Indonesia di Sorowako dinyatakan pulih dari Covid-19.

Natalia dinyatakan sembuh setelah mengikuti tes Swab yang ke tiga pada 12 Mei 2020 dan kemudian tanggal 15 Mei 2020 diperoleh hasilnya negatif.

Kabar baik hasil tes Swab Natalia tersebut menepis stigma buruk para penyintas Covid-19 di Kabupaten Luwu Timur.

Olehnya, Bupati Lutim H. Muh. Thoriq Husler beserta istrinya Ibu Puspawati, bergegas lakukan video conference mendaulat Natalia Lebang sebagai Pioner Penyemangat bagi 45 orang masyarakat Lutim lainnya yang masih menjalani karantina di Makassar.

Lantas, bagaimana kisah menggugah dari Natalia Lebang yang mampu menembus jerat virus mematikan tersebut. Berikut penggalan kisah Natalia Lebang saat dikonfirmasi pewarta Sinyaltajam.com.

Mengawali kisahnya, Natalia mengungkapkan waktu itu dirinya masuk kerja pagi di RS Awal Bros Sorowako. Pagi itu, dijadwalkan seluruh karyawan RS. Awal Bros harus menjalani Rapid test.

“Memang ada rapid test buat karyawan RS Awal Bross, saya waktu itu kerja pagi trus ikut rapid test paginya, siang saya dikabari kalau hasilnya positif. Saya kaget dan nangis langsung kemudian ke ruang isolasi, teman dokter dan perawat membantu menenangkan saya, kemudian setelah agak tenang saya telepon suami saya dan memberitahukan kondisi saat itu,” tulis Natalia via pesan Whatsapp, Minggu, (17/05/2020).

Setelah melakukan pemeriksaan, Natalia kemudian pulang dan melakukan isolasi mandiri dirumahnya. Dalam kondisi masih syok dan sendirian berada dirumahnya tersebut, Natalia menyebut saat itulah kondisi fisik rawan mengalami penurunan imunitas tubuh.

“Sedapatnya, saya berusaha hilangkan perasaan buruk yang ada dibenak. Tepis jauh segala hal yang bisa menambah beban pikiran, sebab hemat saya, jika beban pikiran mengalami peningkatan, justru akan menurunkan imunitas tubuh,” ungkap Natalia.

Oleh sebab itu, selain menjalani protokol kesehatan, dirinya lebih banyak dengar lagu-lagu rohani, dengar khotbah, nonton Drama Korea, bahkan jika perlu lakukan aktifitas fisik seperti bersih-bersih rumah, atau lakukan hal-hal yang menyenangkan saja agar imun tubuh terus bertambah. Imbuhnya.

Bahkan selain itu, Natalia menuturkan jika dirinya kerap curhat-curhatan kepada teman lewat WA atau Video Call sama teman dan keluarga. Termasuk curhatan dengan Kepala Dinas Kesehatan dr. Rosmini Pandin.

“Yang jelas buat aktifitas menyenangkan dan motivasi diri. Ada hal yang paling memotivasi saya ketika itu, yakni harus selalu semangat bisa pulih karena ada keluarga yang menunggu kita sembuh,” kenangnya antusias.

Mengakhiri kisahnya, Natalia tak lupa menyampaikan terima kasihnya kepada Bupati Lutim beserta seluruh pihak terkait yang terus mendukung dan mensupportnya dalam upaya pemulihan kondisinya.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati Lutim beserta seluruh pihak terkait yang telah membantu saya, terkhusus kepada Ibu Kadis Kesehatan dr. Rosmini yang tanpa lelah mensupport saya setiap saat, makasih Bu Dokter,” pungkas Natalia Lebang.

Terpisah, Kadis Kesehatan Kab. Lutim dr. Rosmini Pandin, MARS, mengungkapkan, Natalia Lebang merupakan orang 02 terkonfirmasi positif Covid-19 dan kasus pertama positif yang berhasil pulih dan dinyatakan negatif Covid-19 hasil Swab pada 15 Mei 2020.

Natalia Lebang, menurut dr. Rosmini, salah satu contoh kasus yang bisa jadi motivator bagi warga Lutim yang sementara menjalani karantina di Makassar.

“Kita bisa mencontoh dari kasus Natalia yang telah bebas dari Covid-19 saat ini. Kami sering lakukan komunikasi, makanya, ada hal penting dan berharga yang bisa kita petik sebagai upaya penanganan terhadap warga lainnya yang terkonfirmasi positif Covid-19,” kata dr. Rosmini.

Dukungan semua pihak kepada pasien dan orang terkonfirmasi positif Covid-19 merupakan hal yang sangat penting. Sebab dengan mensupport sepenuhnya, akan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan imunitas pasien Covid-19.

“Terpenting adalah dukungan sepenuhnya sehingga bisa membantu menambah imun penderita, sebab virus ini memang belum ada obatnya saat ini, olehnya yang menjadi benteng terakhir penderita, adalah imunitas dalam tubuh,” jelasnya.

Dalam mempersiapkan sistem kekebalan tubuh untuk menghadapi pandemi ini, tambah dr Rosmini, minum vitamin dan suplemen saja tidaklah cukup. Olehnya, pola makan yang sehat dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

“Hidup sehat dengan makanan bergizi, minum vitamin sesuai anjuran kesehatan dan Jaga hati, berpikir positif, dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh,” ujarnya mengakhiri.
(Mal)

JANGAN LEWATKAN