Sikapi Keresahan Petani Sawit, Ketua DPRD Agendakan Hearing

Malili, Sinyaltajam.com– Menyikapi persoalan para petani sawit di empat kecamatan, Mangkutana, Tomoni, Burau dan Wotu, Ketua DPRD Kabupaten Luwu Timur H. Amran Syam, SH mengatakan akan mengagendakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) setelah hari raya Idul Fitri.

Hal tersebut ditegaskannya meski Komisi II telah bermohon untuk segera dilaksanakan pada minggu ini.

“Sebaiknya setelah hari Raya Idul Fitri ini, biar kita lebih fokus menyelesaikan persoalan yang sudah meresahkan para petani sawit,” kata Amran Syam kepada Sinyaltajam.com, Senin, (18/05/2020).

Pada agenda RDP tersebut, menurut Ketua DPRD Lutim itu, Komisi II yang akan mengundang seluruh pihak terkait. Dan bahkan Komisi I dan III juga akan dihadirkan dalam RDP nantinya.

“Sebaiknya semua pihak terkait akan dihadirkan, pihak Koperasi Argo Mandiri Utama (KAMU) sebagai pelaksana program, ketua asosiasi sawit, sejumlah ketua kelompok, Dinas Pertanian, Dinas Koperindag, bahkan kita upayakan juga melibatkan Komisi I dan III, agar akar persoalan para petani sawit bisa kita selesaikan,” papar Amran Syam.

Dalam informasi yang diperoleh, lanjutnya, ada ratusan petani yang telah melakukan peremajaan kebun sawitnya yang secara kesuluran luasnya mencapai lebih 1000 hektare yang tersebar di empat kecamatan yakni Mangkutana, Tomoni, Burau dan Wotu.

“Terkait banyaknya petani sawit yang merasa dirugikan dengan adanya Program Sawit Rakyat (PSR), tentunya ini merupakan persoalan yang harus segera dicari solusinya, sebab diduga ada penggunaan miliaran dana hibah dari Kementerian Pertanian yang tidak jelas hasilnya.” ujarnya.

Termasuk indikasi pemberian bibit yang diduga kadaluarsa, semua akan terungkap dalam RDP nanti. Imbuh Amran. (Tim)

JANGAN LEWATKAN