Menepis Stigma Buruk, Ini Kisah Pejuang Covid-19 dari Old Camp Sorowako

Lutim, Sinyaltajam.com– Berada di lokasi karantina Old Camp Sorowako, MM dan beberapa orang Karyawan PT. Vale yang positif terpapar Covid-19 sementara berjuang melawan ancaman virus mematikan.

Meskipun tanpa gejala, mereka harus menjalani karantina selama 14 hari bahkan bisa jadi selama sebulan, sambil menunggu tahapan uji Swab selanjutnya. Dalam fase inilah sesungguhnya mereka berjuang melawan serangan Corona Virus Disease (Covid-19) yang mematikan itu.

Menariknya, selain berjuang melawan serangan virus, mereka juga berupaya menepis stigma buruk pasien positif yang terpapar Covid-19. Berikut ini kisah perjuangan MM dan beberapa rekannya di Old Camp Sorowako.

Setelah beberapa minggu menjalani karantina di Old Cam Sorowako, MM dan beberapa karyawan PT. Vale yang terkonfirmasi positif sesuai hasil uji Swab, mengabarkan kondisinya yang semakin baik.

“Sudah berminggu-minggu Alhamdulillah tidak adaji gejala yang signifikan yang mengarah ke Covid-19, dan sampai saat ini belum ada pasien yang harus dirawat di rumah sakit secara khusus, begitu pula untuk wilayah Luwu timur.” Tulis MM mengawali kisahnya via pesan Whatsapp kepada Sinyatajam.com, Rabu, (27/05/2020).

Kondisi yang justru semakin membaik itu, sempat MM dokumentasikan melalui sebuah video yang diposting ke Facebook.

“Ini adalah kondisi terkini sekaligus sebagai bukti kami baik-baik saja berada di Old Camp Sorowako, kami tidak bisa bercerita masalah medis karena kami bukan ahlinya, begitupun tentang bagaimana ini virus, karena kami juga bukan ahli disitu, hanya Video yang bisa kami shere agar masyarakat luar mengetahui kalau kami disini dalam kondisi yang sehat-sehat semua,” jelas MM.

Selanjutnya tambah MM, kalau ada keluarga yang mengalami hal serupa dengan apa yang dirinya alami, janganlah khawatir yang berlebihan, karena contohnya kami sendiri yang sudah mengalaminya Alhamdulillah sampai saat ini dengan pertolongan Allah SWT dan tetap mengikuti protokol kesehatan kami dalam keadaan sehat-sehat sampai saat ini.

Dalam aktifitas kesehariannya, MM mengatakan, sambil tetap mengikuti protokol kesehatan, kami juga berolah-raga, termasuk dalam penggunaan APD.

“Tetap dalam protokol kesehatan, kami juga rutin berolah-raga untuk tetap meningkatkan imunitas tubuh, termasuk dalam penggunaan APD, dan Alhamdulillah komunikasi selalu lancar via Video call dengan keluarga dan anak-anak di rumah,” ungkapnya semangat.

Selain itu, MM juga berharap masyarakat Lutim tidak panik dalam menghadapi ancaman virus ini.

“Harapan saya masyarakat di luar tidak panik yang berlebihan dengan virus ini, karena terbukti kami yang sudah dinyatakan positif, Alhamdulillah sampai saat ini sehat-sehatji,” bebernya.

Kemudian MM menambahkan jika dirinya dan beberapa rekannya yang berada di Old Cam, telah melakukan uji swab dan Alhamdulillah, kata MM hasilnya negatif, meski sesuai protokol kesehatan, harus dua kali berturut-turut negatif swab tesnya baru bisa dinyatakan bebas Covid-19 dan akhirnya bisa pulang.
(Mal)

JANGAN LEWATKAN