Positif Covid Capai 355 Orang, Masyarakat Apresiasi Kerja TGTPP Lutim

Lutim, Sinyaltajam.com — Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTPP) Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di kabupaten Luwu Timur terus memperlihatkan kerja–kerjanya dalam menangani Covid-19.

Hal itu dibuktikan dengan ditemukannya angka positif hingga 355 Orang pertanggal 9 Juni 2020 kemarin, dikarenakan aktifnya TGTPP dalam melakukan Rapid Test ke masyarakat hingga test Swab kepada penderita Covid-19.

Selain itu, TGTPP juga terlihat aktif memberikan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat yang dinyatakan positif Covid hingga dinyatakan sembuh. Itu juga dibuktikan dengan angka sembuh mencapai 152 orang saat ini.

Tokoh masyarakat Luwu Timur, Herdinang mengapresiasi kerja – kerja yang telah dilakukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) melalui TGTPP yang telah dibentuk. Menurutnya, kerja – kerja tersebut dapat diacukan jempol.

Ketua Majelis Pertimbangan Karang Taruna (MPKT) Luwu Timur ini menjelaskan, angka positif yang terus bertambah merupakan bukti kerja – kerja TGTPP sebab tim dapat menemukan angka positif yang notabene Orang Tanpa Gejala (OTG).

“Kalau untuk menemukan orang yang bergejala mudah saja saya kira. Masyarakat pastinya datang sendiri ke pelayanan kesehatan jika punya gejala. Tetapi TGTPP dengan aktifnya bekerja sehingga ia menemukan angka positif tanpa gejala,” ungkapnya.

Banyaknya angka positif, kata mantan anggota DPRD Luwu Timur ini, bukan berarti Pemerintah atau TGTPP gagal, justru Pemerintah bekerja dan bersungguh – sungguh ingin melindungi masyarakatnya dari wabah pandemi ini.

“Kami berharap Pemda terus melakukan pencarian dan memburu corona itu sampai ke pelosok desa. Jika melihat daerah lain kelihatannya kurang ditemukan yang positif, itu karena tidak dilakukan pencarian secara massif,” tambah Herdinang.

Perlu diketahui, kata Herdinang, masyarakat juga tidak hanya fokus untuk melihat pada angka – angka positif saja. Melainkan pula, juga melihat pada angka yang dinyatakan telah sembuh yang mencapai 152 orang.

“Kami juga sarankan pemerintah bentuk disetiap desa ada Posko kampung tangguh melibatkan masyarakat secara aktif dan massif dalam rangka memutus mata rantai Covid serta memberikan perlindungan terhadap masyarakat baik yang positif maupun masih negatif,” ungkapnya. (Rls/Mal)

JANGAN LEWATKAN