Jika Disetujui Pemprov, Dinkes Tidak Lagi Melayani Pasien Covid-19 dari Luar Makassar

Makassar, Sinyaltajam.com — Kasus penularan Covid-19 di Makassar yang terus meningkat menjadi perhatian sejumlah pihak. Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Makassar menunjukkan kasus telah mencapai 2.454 yang positif, 724 sembuh dan 122 meninggal.

Pengamat dari Fakultas Kedokteran (FK) Unhas, Idrus Patturusi sempat menyoroti hal tersebut. Sehingga, ia menyarankan pada Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar agar kasus di daerah tak lagi dirujuk ke Kota Makassar.

“Kalau kasus positif di daerah, jangan dibawa lagi ke sini (Makassar,red). Silahkan di daerah saja diisolasi. Kami juga mengkhawatirkan tenaga medis yang perlahan juga terpapar Covid-19 dan tumbang satu persatu,” ucapnya kepada Wartawan di Posko Covid-19 Makassar belum lama ini.

Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin mengatakan, kebijakan menghentikan transfer masyarakat yang terpapar Covid-19 dari daerah ke Makassar merupakan kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel.

“Itu kebijakan Provinsi karena lintas kabupaten dan kota. Namun kami siap saja menerima kebijakan itu jika pimpinan atau Pemprov Sulsel menempuh langkah tersebut,” ungkapnya, Selasa (23/6/2020) lalu.

Dia menjelaskan, selama ini setiap kasus dari.daerah yang dirujuk ke Makassar sebagian diarahkan mengikuti program wisata Covid-19 di Makassar. Apalagi yang melayani programnya juga wisata Covid-19 provinsi yang laksanakan.

“Intinya kami siap saja jika kebijakan tersebut ditempuh Pemprov Sulsel. Pokoknya kita kabupaten kota siap saja melaksanakan perintah,,” pungkasnya. (gos/asa/st/*)

JANGAN LEWATKAN