Produksi Panen Padi Tahun ini Menurun

Lutim,Sinyaltajam.com–Produksi musim panen tahun ini di Lutim, diperkirakan turun sekitar 30 persen dibandingkan dengan kondisi normal.

Biasanya dalam satu hektare luas sawah, hasilnya mencapai 6,4 ton, tapi panen kali ini menurun menjadi 6,1 ton.

Salah satu penyebab menurunnya hasil panen  adalah kurangnya alat Combine (doser pemotong padi). Sehingga para petani terlambat memanen padinya, ditambah lagi hama tikus dan cuaca buruk.

Seperti yang diungkapkan kepala dinas pertanian Kabupaten Luwu Timur, Amrullah, “Biasanya kalau musim panen banyak alat Combine dari Sidrap sekarang sudah tidak ada yang datang karena takut Corona,”kata Amrullah.kamis (09/07/2020).

Menurutnya dari jumlah lahan sawah yang berproduksi dikabupaten Lutim kurang lebih dua puluh lima ribu hektar sementara alat bantuan Combine yang tersedia hanya ada 22 unit ditambah milik swasta 20an unit.

“Jadi tahun ini kita usulkan pembelian alat Combine 4 unit, nanti di tahun depan kami usulkan lagi 10 unit, jadi kita masih butuhkan Combine 80 unit lagi baru bisa maksimal,”kata Amrullah.

Untuk mencapai target kata Amrullah, kita membutuhkan 120 alat pemotong padi (Combine). Tapi dengan cara bertahap.

“Ini adalah tantangan bagi Kami di Dinas Pertanian, dan kami akan bekerja keras untuk menyelesaikan masalah ini biar petani bisa lebih baik dan sejahtera,”ujar Amrullah.Tim

JANGAN LEWATKAN