Ini Di Luwu Timur, Baliho dibarter beras

Sinyaltajam.com, Lutim–Tensi politik jelang Pilkada di Luwu Timur mulai memasuki babak baru, kejadian yang menghentak warga ketika didatangi oleh oknum yang muncul tanpa undangan memberikan beras 5 kilogram lalu dibarter dengan Baliho bergambar salah satu bakal calon Bupati kepada warga di beberapa Desa di Luwu Timur, sejumlah warga mempertanyakan tugas Pihak Bawaslu yang sudah menempatkan personilnya hingga ke pelosok Desa, kerjanya apa.

Dalam rekaman Video yang diperoleh media ini saat melakukan penelusuran di Dusun Podomoro Desa Lakawali kecamatan Malili, seorang ibu rumah tangga yang spontan mengakui jika mendapat beras dari orang yang tak dikenal, lalu ditempeli Baliho Cabup , “saya dapat beras lalu ditempel ini baliho, ujar ibu itu.

Ibu yang diberikan Beras 5 kilogram di dusun Podomoro itu menuturkan bahwa salah seorang yang membawa beras itu adalah mantan kepala dusun podomakmur Desa Lakawali bersama tiga orang yang dia tidak kenal, selanjutnya diberikan Beras 5 kilogram, ujarnya.

Agus Melas SH. MH. salah satu praktisi hukum di Luwu Timur prihatin terhadap adanya oknum yang menukar beras dengan Baliho, apapun bentuknya dan bagaimanapun kondisinya, pihak Bawaslu harus turun tangan, kita akui bahwa saat ini memang Belum ada calon Bupati , tapi aspek hukum lainnya tentu sudah mengarah kepada pelanggaran, sepeti pemberian beras yang ditukar dengan Foster bakal calon Bupati yang statusnya masih pejabat Negara.

Sisi lain, kata pengacara kawakan itu, Bawaslu harusnya peka terhadap kondisi ini, suksesnya pesta demokrasi tak terlepas dari bahagian tugas dan tanggung jawab Bawaslu, kaca mata saya mengamati, pemberian beras yang ditukar dengan Baliho salah satu bakal calon adalah pencederaan Demokrasi di daerah kita, marilah kita ajari masyarakat berdemokrasi yang terdidik, agar menghasilkan pilihan yang berkualitas, himbau Agus Melas.Lap Sr.

JANGAN LEWATKAN