Angin Segar, Harga Pupuk Subsidi Wilayah Mahalona Raya Mulai Membaik

Sinyaltajam.com,Lutim–Mandeknya penyaluran pupuk dan asumsi kelangkaan pupuk bersubsidi di area mahalona raya,
sehingga PJ
kepala dinas pertanian Amrullah akhirnya menggelar musyawarah bersama puluhan petani sawah area Mahalona Raya dan juga menghadirkan perudusen dari perwarkilan PT.Petrokimia Yoyok serta distributor kios restu Tani Baim.

Dalam sambutan Kadis Pertanian mengatakan bahwa musyawarah ini dibangun dengan mengedepankan semangat kekeluargaan.

Lanjutnya “ Ia menilai kehadiran pengambil keputusan
baik dari distributor, pengecer, kepala desa dan kelompok tani dan ini merupakan momentum solusi , sehingga kepekaan terhadap kelangsungan kegiatan pertanian di wilayah Luwu Timur
khususnya mahalona raya,”kata Amrullah saat menggelar rapat diaula dinas pertanian.

Dia juga mengatakan ketersediaan pupuk dan rasio kebutuhan pupuk memang mengalami kendala mendasar karena kuota ketersediaan pupuk yang menbutuhkan perhatian serius oleh
pemerintah provisi, seperti yang diketahui Luwu Timur termasuk rangking kedua dari kabupaten bone, yang mendapatkan maksimal ketersediaan pupuk dari provinsi.

Lewat pertemuan ini sikap tegas
juga di lontarkan oleh perwakilan distributor PT. Petro Kimia Gresik pemilik phonska, yayok fandi
Amarta menegaskan, “akan menghentikan pengecer yang gagal melayani kebutuhan pupuk petani,” kata Yoyok.

Meski demikian ia juga menilai saling memahami antara petani dan pengecer ibarat ojek yang mengantar penumpang sesuai tujuan dan menerima imbalan yang seimbang.

Usai mendengar tanggapan aspirasi kelompok tani dan kepala desa menguatkan perlunya pertimbangan harga eceran tertinggi(HET) Rp.115. 000 persak ternyata terungkap harga
mencapai 150 ribu bahkan lebih di petani.

Dengan berbagai masukan dan perdebatan alot hingga harga HET 115000 ditambah dibiaya transportasi 10.000 dengan harga 125.000 diterima di
pengecer dalam wilayah mahalona raya.

Dalam kesepakatan ini juga dituangkan dalam surat bermaterai agar pengecer
menghormati dan menjalankan penyaluran pupuk dengan baik.

Selain itu ada juga sanksi dalam surat tersebut, apabila pengecer tidak mengindahkan maka akan diputuskan kerjasama dan kiosnya ditutup. Lap Tim

JANGAN LEWATKAN