“Kutu Loncat Bergetar” Saat Ribuan Massa Hadiri Pengukuhan Tim Pemenangan MTH-BUDIMAN

Sinyaltajam.com,Lutim– Sebanyak 700 orang anggota Tim koalisi LPPH Pemenangan Husler-Budiman dikukuhan oleh Ir.H.Muh.Thoriq Husler di desa Pongkeru pada Kamis malam (27/08/2020), tepatnya dikediaman mantan desa Pongkeru Hamsin.

Dalam pengukuhan tersebut Tim LPPH, mampu menghadirkan ribuan massa pendukung hingga tumpah ruah padati tenda terowongan sampai jalan raya.Padahal informasi kalau di desa tersebut sudah dikuasai kubu lawan.

Dipanggung orasi Amran Syam.SH mengatakan dengan tegas, kalau Husler-Budiman bukan orang yang ingin merebut kekuasaan, tetapi dia sudah mempunyai garis tangan dari Allah, jadi seorang pemimpin pemersatu perbedaan antara suku dan agama,sehingga rakyat di Luwu Timur ini masih meinginkannya.

Di Luwu Timur ini kata Amran ada yang coba-coba mencoreng martabat dengan cara menggoreng issu untuk menjatuhkan H.Muh.Thoriq Husler, itu karena persoalan kekuasaan semata.

“Kedatangan Husler-Budiman disini bukan untuk merampok kekuasaan tetapi beliau hanya ingin mempererat hubungan silaturahmi sekaligus membangun kebersamaan antara masyarakat 4 desa ini,”tegas Amran.

Dia juga mengatakan, kalau Husler sudah tepat memilih pasangan calon wakilnya, H.Budiman Hakim, M.Pd, beliau asli putra daerah Bumi Batara Guru, Luwu Timur yang di lahirkan di kecamatan Malili. Jadi jangan pernah ragu untuk memperjuangkan MTH-BUDIMAN.

Lanjut Amran “Kalau di 4 desa ini bersama-sama bersatu padu mempertahankan moral dan martabatnya, pasti tidak akan bisa dibeli dengan 5 kilo beras. Jangan karena beras 5 kilo harga diri kita digadaikan, malu dong,” Kata Abang H.Amran Syam dalam orasi politiknya.

Amran juga mengatakan kalau di Luwu Timur ini belum ada orang mati kelaparan dan juga tidak ada orang yang tidak mampu membeli beras lima kilo sekalipun badai dan petir menghantam rakyat Luwu timur tetap masih bisa berdiri tegak, Olehnya itu Amran Syam mengajak masyarakat untuk selalu mempertahankan moral dan martabat jangan sampai harga diri tergadaikan hanya persoalan beras lima kilo.

Sementara KH. Suwardi dari partai PKS juga memberikan nasehat politik, kalau memilih memimpin pilihlah yang lebih tua umurnya karena yang tua pasti sudah berpengalaman.

“Kalau ada calon pemimpin meraih simpatisan dengan harta bendanya
maka sesungguhnya kalian orang yang tidak mampu meraih simpatisan dan cinta kasih serta perhatian dengan cara yang tulus,” ucapan KH.Suwardi dalam nasehat politik.

H. Asdar salah satu tokoh masyarakat di Pongkeru, curhat dan mengaku sudah tidak mau lagi kalah dalam Pilkada di Lutim. Selama 15 tahun berpolitik dia kalah terus setiap kali ada Pilkada. Tapi tahun ini dia tidak mau mengulangi lagi pengalaman buruk tersebut sampai tiga ekor kerbau melayang bantu NH.

Diapun mengakui kenapa mendukung Pak Husler tahun ini karena saya malu, orang yang tidak saya dukung lima tahun lalu malah menerima saya tanpa dendam beliau mau membantu warga yang tidak mendukungnya dengan ikhlas.

“Jadi saya dan kawan-kawan lainnya baru sadar, kalau Husler luar biasa orangnya baik dan itu fakta ” Kata Asdar.

Herdinang, mengatakan, Lima bulan yang lalu semua orang bilang Husler baik. Nyaris tidak ada cela. Lantas kapan tiba-tiba Husler menjadi dibuly dan dijelek-jelekkan. Jawabannya sejak mereka-mereka disana tidak dipilih pak Husler untuk menjadi wakilnya.

“Dengan mengubar kejelekan pak Husler masyarakat terpedaya dan elektibilitas Husler jatuh. Malah sebaliknya masyarakat Lutim sudah cerdas , mampu membandingkan fakta sebenarnya . Semakin difitnah, dijelek-jelekkan dukungan ke Husler makin menguat, buktinya malam ini di Pongkeru, siapa menyangka bisa sebanyak ini warga hadir menyatakan sikap mendukung MTH-BERBUDI” Terang Herdinang.

Najamuddin, Anggota DPRD Lutim, dalam orasinya mengatakan, Hanya Luwu Timur daerah di Indonesia yang bisa menjalankan program beasiswa satu periode pemerintahan bahkan mau ditingkatkan lagi. Kabupaten Nias pernah ada itu hanya bertahan satu setengah tahun. Morowali juga pernah ada hanya berjalan 8 bulan, Luwu Timur sampai sekarang masih jalan bahkan masih ingin dilanjutkan dan ditingkatkan. ” Siapa bupatinya ini, ya Pak Husler. ” Tegas Naja

Dengan keberhasilan pak Husler mempertahankan program beasiswa ini sehingga banyak kabupaten diluar Luwu Timur datang ke Lutim untuk mengadopsi program beasiswa yang sudah diterapkan di Luwu Timur. Jika orang luar menganggap kita terbaik kenapa kita tidak . Makanya tidak ada alasan lagi selain Lanjutkan Pak Husler.

Husler tidak menyangka Laskap, Pongkeru,Pasi-Pasi dan Harapan ternyata menaruh harapan besar untuk kemenangan di 9 Desember nanti.

Dia mendapat info sebelumnya, katanya empat desa ini sudah habis semua dikuasai pihak sebelah, namun faktanya malam ini empat desa ini mayoritas warganya masih solid ke MTH -Budiman. terimakasih bapak ibu sekalian termasuk anak mudanya.

“Saya terharu berada disini dihadapan ribuan masyarakat yang masih solid bersama MTH-BUDIMAN, malam ini yang bisa saya katakan ucapan terima kasih atas dukungannya keluarga orang tua saya ibu dan pemuda, seluruh lapisan masyarakat 4 desa ini untuk terus bersama kami menangkan Husler-Budiman,” tutur Husler.

Untuk itu, tim yang sudah dilantik ini teruslah bekerja, jaga kekompakkan dan jangan lupa berdoa, karena seperti apapun upaya kita tetap kita harus percaya ada yang lebih kuasa yaitu Allah. ” Tutup Husler.

JANGAN LEWATKAN