Dukung Danny-Fatma, Ustad Ije Mulai Terang-terangan 

MAKASSAR,SINYALTAJAM.COM  – Mantan anggota DPRD Makassar dua periode, Iqbal Djalil buka-bukaan soal dukungannya di Pilwali Makassar. Ije sapaan akrabnya ini secara tegas mendukung Moh Ramdhan Pomanto-Fatmawari Rusdi.

Hal itu pun ditunjukkan Ije saat menghadiri Deklarasi pasangan Danny-Fatma di Anjungan Pantai Losari Kota Makassar, pada 3 September 2020, silam.

Kehadiran Ustadz Ije di deklarasi Danny-Fatma, menjawab arah dukungannya di Pilwalkot Makassar. Ia juga didaulat membacakan doa saat deklarasi, sekaligus sebagai imam salat magrib berjemaah.

“Secara pribadi, kemarin saya hadir di acara deklarasi ADAMA’ karena diminta Pak Danny membacakan doa diatas perahu Pinisi,” kata Ustadz Ije saat ditemui di Kantor DPRD Makassar, Rabu (9/9).

Ustadz Ije mendapat tempat spesial saat deklarasi ADAMA’ akronim Danny-Fatma. Duduk bersama elite parpol pengusung dari Partai NasDem, Gerindra, PBB dan Partai Gelora.

“Sebagai politisi, jelas lah apalagi saya ada disitu, kalau kemarin saya ada di yang lain. Hari ini tidak mungkin saya hadir tanpa alasan, pertama memang saya diajak oleh Pak Danny, alasan kedua mudah-mudahan kehadiran Iqbal Djalil di ADAMA bisa memberikan sumbangsih pemikiran khususnya soal keagamaan,” ungkapnya.

Bukan tanpa alasan, di Pilkada 2018 Ustadz Ije digadang-gadang berduet dengan Syamsu Rizal (Deng Ical). Atribut duet ini marak terpasang di sudut-sudut jalan.

Keduanya juga sudah melakukan pengambilan gambar berpasangan. Namun, duet Deng Ical-Ustadz Ije kandas jelang detik-detik pendaftaran.

Gagal melenggang ke kontestasi, Ustadz Ije tak patah semangat. Saat tahapan Pilkada 2020 mulai berjalan, Ustadz Ije kembali bergerilya mencari dukungan. Hanya saja, ia mengurungkan niatnya menjadi kontestan.

Namun, lagi-lagi Ustadz Ije mengungkapkan alasan mengapa dirinya lebih memilih berada dibarisan Danny-Fatma ketimbang Deng Ical-Fadli Ananda. Soal kedekatan, Ije mengatakan semua kandidat yang maju sama-sama dekat.

“Malah saya lebih dekat dengan Pak Danny daripada Deng Ical. Ini soal bagaimana menghargai orang aja. Maunya yang ditanya Dilan kenapa tidak ke Ije? Belum ada ajakan, apalagi akad sudah berlalu,” katanya. (tim)

JANGAN LEWATKAN