Kayu yang ditangkap Polsek Malili penyidikannya diserahkan ke Polres Lutim

Sinyaltajam.com,Lutim-Penangkapan dua mobil truk yang bermuatan kayu yang diduga hasil penebangan Liar di kawasan hutan Lindung Pongkeru Oleh anggota Polsek Malili pada Rabu Malam pukul 20.30 (16/September 2020) Di Desa Harapan Lampia proses penyidikannya diserahkan Reskrim Polres Luwu Timur.

Hal itu dikatakan Kapolsek Malili AKP Mathius Toban Sandalino SH kepada pewarta saat ditemui diruang kerjanya kamis (17 September), menurutnya, dua mobil truk yang mengangkut kayu olahan saat ditangkap, sopir tidak dapat memperlihatkan ijin angkut maupun dokumen kayu tersebut, sehingga personil Polsek Malili langsung membawa mobil truk itu ke Ruang parkir Polsek Malili di Desa Puncak Indah Malili.

Selain kayu dan mobil , Polsek Malili juga mengamankan Sopir untuk dimintai keterangannya, namun penyidikannya diserahkan ke Unit Reskrim Polres Luwu Timur, untuk informasi lebih lengkap silahkan adik – adik Wartawan konfirmasi ke Polres Luwu Timur, ujar Kapolsek.

Ketika dikonfirmasi di Polres Luwu Timur , pewarta belum memperoleh informasi, baik itu ke Kasat Reskrim maupun ke Kapolres Luwu Timur, menurut informasi, kasat Reskrim Luwu Timur Iptu Eli kendek lagi keluar, namun beberapa kali dihubungi telepon selularnya tidak ada jawaban.

Tertangkapnya dua mobil truk yang mengangkut kayu tanpa dokumen itu membuktikan jika selama ini perambahan Hutan Lindung di Pongkeru dan sekitarnya marak, namun kali ini pelaku tidak dapat berkutik saat anggota Polsek Malili menangkapnya, pihak Polres Lutim diminta serius menangani kasus ini guna membuka tabir siapa otak pelaku Ilegal Logging di Desa Pongkeru dan Lampia Malili, harap sejumlah warga pada media ini.lap tim.

JANGAN LEWATKAN