Jalan Metro Tanjung Bunga Dilebarkan, Gubernur: Investasi Semakin Terbuka

MAKASSAR, SINYAL TAJAM – Gubernur Sulawesi Selatan, HM Nurdin Abdullah melakukan pematokan lahan dalam rangka pelebaran Jalan Metro Tanjung Bunga dan sekaligus menyerahkan sertifikat hibah lahan tersebut belum lama ini, bertempat di Jalan Metro Tanjung Bunga, Kota Makassar.

Nurdin Abdullah menyebutkan, dengan hibah itu akan sangat membantu proses pengerjaan proyek besar dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel. Apalagi itu tidak akan mengganggu penganggaran Pemprov.

“Hari ini kita memulai bersama-sama melakukan pematokan batas perlebaran. Kita sangat bersyukur karena pemilik lahan yang ada di sekitar pelebaran jalan memberikan hibah cuma-cuma”, ungkapnya.

NA, sapaan akrab Gubernur Sulsel menjelaskan, jalan metro itu akan dilebarkan sekitar 50 Meter dengan panjang mencapai 6 Kilometer. Sehingga pihaknya juga menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung.

Seperti pedestrian serta jalur sepeda dengan lebar sekitar 6,6 Meter ditambah jalur hijau selebar 2 Meter. Sementara untuk jalur lambat mencapai 4,8 Meter didukung adanya jalur hijau selebar 1 Meter.

Untuk jalur utama sendiri disiapkan dengn lebar 9,6 Meter. Di sekitarnya terdapat jalur hijau dengan lebar 2 Meter.

“Bayangkan saja kalau ini kita harus beli, ini akan menganggu anggaran kita. Dengan masyarakat memberikan hibah kepada Pemerintah, akan menghemat anggaran dan lebih mempercepat penyelesaian”, imbuhnya.

Dia membeberkan hibah yang diterima Pemprov Sulsel, diantaranya GMTD sekitar 3 Hektare, sedangkan 1 Hektar lagi dihibahkan PT Bosowa. Termasuk hibah dari Lippi Group, CT Corp dan PT Kalla Group.

Karenanya, NA menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi besar terhadap upaya memajukan Sulsel semakin jaya. Tentu dengan menghadirkan beberapa landmark baru sebagai ikon Makassar serta Sulsel pada umumnya.

Segmen pertama proses pengerjaan dijadwalkan selesai hingga Desember 2020. Dengan rampungnya nanti jalan tersebut, NA optimis jika investasi akan semakin terbuka masuk ke Sulsel.

“Infrastruktur jalan memadai, ini akan semakin mendorong masuknya investasi ke daerah kita, Sulawesi Selatan”, tegas NA. (sit/st/*)

JANGAN LEWATKAN