Bawaslu Terindikasi Tidak Netral, Tim Hukum Husler-Budiman Masukkan Tiga Laporan

LUTIM,SINYALTAJAM.COM – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Luwu Timur diminta untuk selalu menjaga netralitas dan integritasnya dalam menjalankan tugasnya agar proses demokrasi Pilkada di daerah ini dapat berjalan aman dan lancar.

Pernyataan tersebut diutarakan tim hukum pasangan calon (paslon) nomor urut 1 Husler-Budiman, Agus Melas, usai melapor ke Bawaslu Lutim terkait dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan tim paslon nomor 2 Ibas-Rio, Jumat (16/10/2020) malam.

“Kami ingatkan, Bawaslu sebagai penyelenggara pemilu atau pilkada dapat melaksanakan tugas sebaik-baiknya sesuai aturan. Sebab, semua mata masyarakat ikut melakukan pengawasan terhadap kinerja seluruh jajaran Bawaslu,” tegas Agus Melas.

Pernyataan tegas itu diutarakan tim hukum Husler-Budiman karena masyarakat menilai ada kecenderungan Bawaslu tidak netral dalam bekerja. Malah ada indikasi Bawaslu Lutim sibuk mencari kesalahan Paslon Husler-Budiman saja.

“Sebaliknya, jika Paslon nomor 2 melakukan pelanggaran justru terkesan terjadi pembiaran. Jadilah penyelenggara yang adil dan netral. Kedepankan integritas dan sikap profesionalisme,” cetusnya.

Dikatakan, gejala ketidak netralan penyelenggara ini makin menimbulkan kecurigaan di tengah publik. Padahal disisi lain Bawaslu kerap mengajak masyarakat agar Pilkada ini harus damai dan aman.

“Tapi jika penyelenggara mulai tidak netral, maka tunggu saja cepat atau lambat pesta demokrasi di Luwu Timur ini akan mengalami gesekan,” jelas Agus.

Dia menyebutkan, ada beberapa tugas Bawaslu seperti, melakukan pencegahan, pengawasan, penindakan pelanggaran dan sengketa. Sehingga diharapkan Bawaslu sebagai penyelenggara kedepankan integritas sehingga mampu menciptakan pemilu yang aman, jujur dan adil.

Sementara itu, ada tiga laporan yang dimasukkan tim hukum Husler-Budiman ke Bawaslu terkait, yang pertama dugaan pelanggaran ASN yang berkampanye di posko Ibas-Rio, ke dua Ibas-Rio berkampanye di tempat Ibadah pura dan ke tiga terkait perbedaan nama Andi Rio di B1KWK partai pengusungnya.

“ Ya ada tiga materi laporan adalah, Pelanggaran berkampanye di Rumah Ibadah Umat Hindu. Keterlibatan ASN yang ikut berkampanye di Posko Ibas -Rio dan Persoalan nama Paslon Ibas -Rio yang beda di B1KWK Usungan Parpol dengan yang ada diIjazah. Tim

JANGAN LEWATKAN