Dinas PUPR Lutim akan Memverifikasi Program Hibah Air Minum Pedesaan

LUTIM, SINYAL TAJAM – Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Luwu Timur dalam waktu dekat akan melakukan verifikasi ke sejumlah desa yang mendapatkan sambungan rumah (SR) pada program Hibah Air Minum (HAM) Pedesaan melalui Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Rencana melakukan verifikasi itu terungkap dalam pertemuan yang dipimpin, Heriwanto, Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya Dinas PUPR Kabupaten Luwu Timur didampingi PPK program HAM Perdesaan, Idiyana Sartian Umar, Rabu (21/10/2020) di ruang rapat Dinas PUPR setempat.

Pada pertemuan itu juga menghadirkan sejumlah konsultan pelaksana kegiatan di lapangan dan Kelompk Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum (KP-SPAM) yang berasal dari setiap desa penerima SR.

Menurut Kabid Cipta Karya Heriwanto, Kementerian PUPR bersama Pemerintah Daerah dan pemangku kepentingan lainnya terus berupaya meningkatkan cakupan pelayanan air bersih di Indonesia khususnya di Kabupaten Luwu Timur melalui Program HAM Pedesaan.

Hanya saja, untuk memastikan pelaksanaan kegiatan Hibah Air Minum Pedesaan yang telah berjalan di Kabupaten Luwu Timur apakah terlaksana sesuai harapan, maka perlu dilakukan verifikasi program yang merupakan hibah dari Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah.

“Kami akan memverifikasi apakah pemasangan sambungan rumah itu sudah berfungsi atau diterima dengan baik atau belum. Ini juga sebagai upaya antisipasi jika ada tim dari Provinsi Sulsel melakukan peninjauan langsung terhadap program di lapangan,” jelas Heriwanto.

Dikatakan, program tersebut dinyatakan tidak bisa diterima jika memang dianggap belum layak untuk di terima. “Jadi kalau ada kendala di lapangan yang terjadi di setiap desa terkait pemasangan SR pada pelaksanaan program itu, sebaiknya disampaikan secara langsung dan terbuka,” paparnya.

Sebab jika merujuk pada surat Direktorat Jendral (Dirjen) Cipta Karya melaui program HAM Pedesaan Kementerian PUPR tahun 2020 Nomor. UM.01.03.HAM/406, maka Kabupaten Luwu Timur telah menyelesaikan sambungan rumah HAM Pedeaaan sebanyak 1821 unit.

“Melalui Program Hibah Air Minum ini, Pemerintah berupaya mengatasi permasalahan yang dihadapi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang terkendala mendapatkan akses air bersih,” ungkapnya.

Untuk itu, imbuh Heriwanto, diharapkan peningkatan akses air bersih itu secara tidak langsung pemeritah berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat menjadi lebih sehat, terutama masyarakat yang berpenghasilan rendah atau MBR. (Masding).

JANGAN LEWATKAN