Kader Nasdem Menilai Husler Sosok Pemimpin pemersatu dan Layak diperjuangkan

LUTIM, SINYALTAJAM.COM-H. Budiman calon wakil Bupati Luwu Timur “Menyapa Desa” mulai dari Teromu, Panca Karsa dan lanjut ke Maleku, menghadiri undangan Kampaye dialogis dikediaman Throry Ntahu.Jumat (6/11/2020).

Kampanye dialogis tersebut, H.Budiman yang didampingi dua anggota dewan, Rully Heriyawan dari fraksi Hanura, Wahidin Wahid fraksi Golkar dan ada juga mantan anggota DPRD dari Partai Nasdem H. Suparjo.

Dalam kegiatan itu Kesmar salah satu tokoh masyarakat di desa Maleku terlihat bersemangat mengajak masyarakat untuk bersatu mendukung pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Husler-Budiman dengan nomor urut satu.

“Jadi kita atur strategi untuk meraih kemenangan sampai 80% di desa Maleku,”ajaknya.

Suparjo salah tokoh pejuang pemekaran Luwu Timur, mengatakan kalau dirinya adalah dewan pertimbangan di partai Nasdem, namun disisi lain kata Suparjo di partai Nasdem punya calon Bupati, tetapi dia tidak memilih partai tetapi memilih pigurnya ya itu Husler.

“Kebetulan saya juga pernah diberikan amanah sebagai anggota DPRD, jadi saya tau karakter pak Husler dia itu sosok pemimpin nasional yang tidak membeda-bedakan suku dan agama yang ada di Luwu Timur ini dengan alasan itu saya memilih Husler-Budiman,”ujarnya.

Menurut Suparjo bahwa Pemimpin yang selalu ada ditengah-tengah masyarakat hanya Husler, buktinya dikala ada orang yang meninggal, pengantin dan acara lainnya beliau selalu hadir.

“Saya dengan jujur mengatakan kalau di Luwu Timur ini susa kita dapat sosok seorang pemimpin kaya Husler, beliau itu pengayom masyarakat dan pemersatu perbedaan antara suku dan agama, sehingga kita hidup di Lutim adem adem,” tambahnya.

Masih kata dia, dan insah Allah pada tanggal 9 Desember akan datang kita bersama sama memenangkan Husler-Budiman untuk jadikan bupati yang kedua kalinya didampingi calon wakil Bupati baru H. Budiman,”pungkasnya.

Kemudian  Rully Heriyawan Anggota DPRD fraksi Hanura juga menambahkan terkait visi-misi Husler-Budiman.

Mulai dari sektor Pendidikan, TK,SD,SMP, SMA, dan beasiswa mahasiswa berprestasi dan kurang mampu,bantuan biaya penyelesaian studi untuk S1, S2, S3
itu akan ditanggung oleh pemerintah daerah.

“Jadi bukan hanya Pendidikan yang digratiskan akan ada juga di bidang kesehatan, seperti peningkatan layanan kesehatan yaitu satu pasien satu kamar serta subsidi obat yang tidak ditanggung oleh BPJS, itu akan ditanggung oleh pemerintah daerah,” Ucap Rully.

Lanjut Rully, bahkan di program tambahan yaitu menyiapkan mobil antar jemput, biar tidak lagi pusing cari mobil kalau mau kerumah sakit atau pulang setelah sembuh,” katanya.Lap Tim.

JANGAN LEWATKAN