Kesalah pahaman Antar Warga di Desa Tarabbi,Berhasil di Damaikan Babinkamtibmas

LUTIM,SINYALTAJAM.COM-Kasus perselisihan antar warga Desa Tarabbi Dusun Temmassarangnge RT 3 Minanga Berinisial (H) dan (S) yang berujung pengancaman beberapa waktu lalu kini berhasil diredam dan berakhir damai secara jalur kekeluargaan.

Padahal sebelumnya warga H sudah melaporkan tindakan pengancaman yang dilakukan oleh warga S dan Laporannya sudah diterima oleh Polres Luwu Timur beberapa waktu lalu.

Dengan berbagai upaya yang dilakukan Babikamtibmas dan selalu berkordinasidengan Pemdes akhirnya kedua belah pihak berhasil dipertemukan untuk berusaha didamaikan.

Kegiatan mendamaikan warga ini dilakukan disalah satu rumah warga di RT 2 dusun Temmassarangnge dengan mengundang masing masing kedua belah pihak yang berselisih Dan dihadiri Babinkamtibmas,Kades dan Ketua Bpd Tarabbi,Kadus,dan sejumlah Tokoh masyarakat untuk menyaksikan.Jumat 6 November 2020.

Sebelum kedua belah pihak berhasil didamaikan,terlebih dahulu Babinkamtibmas Agus Salim memberikan arahan dan nasehat kepada kedua warga yang berselisih.

“Untuk saudara (H) dan (S),perlu mungkin saya ingatkan bahwa kita semua ada didesa Tarabbi ini untuk cari reski,jadi kalau kita bersitegang dan kles sesama warga kita tidak akan tenang dalam bekerja,dan saya tahu bahwa saudara H sudah memasukkan laporannya dan sudah diterimah dipolres,dan sebelum berlanjut,kita akan usahakan menyelesaikan masalah ini dulu secara kekeluargaan.”Tutur Agus Salim.

Lanjut Agus, “Dalam masalah seperti ini kita punya tiga cara dalam menyelesaikannya,yaitu secara kekeluargaan,hukum dan adat,maka kita akan cari solusi dulu secara kekeluargaan,klo memang tidak bisa baru kita tindaki secara hukum yang berlaku.tapi kita harus lihat dulu mana yang punya banyak manfaat,namun saya yakin bahwa menyelesaikan secara kekeluargaan itu akan banyak kebaikannya daripada kerugiannya”.ujar Agus.

Setelah mendengarkan arahan dan nasehat dari Babinkamtibmas akhirnya kedua belah pihak memilih jalur kekeluargaan dan berdamai dengan syarat ada point point kesepakatan bersama hitam diatas putih bermaterai yang berbunyi sebagai berikut;

Pihak kedua mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada pihak pertama serta berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya.

Pihak pertama telah memaafkan pihak kedua dan bersedia mencabut laporannya.
Bagi semua warga dusun Temmassarangnge,menjadi pembelajaran supaya tidak terjadi hal serupa.

Apabila dikemudian hari terjadi hal seperti ini,saudara (H)dan (S) terhadap satu sama lain maupun terhadap orang lain maka akan diproses sesuai hukum yang berlaku.
Lap.Herman.

JANGAN LEWATKAN