Sidak Kantor Dinas PTSP, Jayadi Nas Telat Datang, Gubernur Mencak-mencak

MAKASSAR, SINYALTAJAM.COM -Sejumlah pegawai di Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM PTSP), langsung kelimpungan ketika Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah tiba-tiba mengeluarkan nada tinggi saat mendapati kursi pelayanan masih kosong di kantor itu, Rabu (11/11/2020).

“Kenapa kursi dan meja di bagian pelayanan di lantai dasar Kantor masih kosong. Siapa yang bertugas di bawah,” lantang Gubernur, ketika melakukan inspeksi mendadak di Kantor PMPTSP sekitar pukul 08.00 Wita.

Saat Bupati Bantaeng Periode 2008 – 2018 melakukan sidak, hanya terdapat dua orang staf di bagian pelayanan. Sedangkan empat kursi pelayanan di bagian kanan pintu masuk Kantor Dinas PMPTSP belum terisi. Begitu juga di sisi kiri pintu masuk, dari tujuh unit kursi yang tersedia, hanya terlihat ada dua staf yang bertugas mengeluarkan administrasi perizinan.

Tidak hanya sampai disitu, Gubernur juga langsung naik ke kantai dua mencari staf. Akses tangga ke lantai dua dirintangi pembatas. Tampak tulisan “Dilarang Naik yang Tidak Berkepentingan.”

Di lantai dua terlihat beberapa kepala bagian dan puluhan staf. Nurdin Abdullah diterima Muhammad Said Wahab, Kepala Bidang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan, yang keluar ruangan kerja mendengar suara orang nomor satu di Sulsel itu.

Said Wahab menjelaskan, Sekretaris Dinas Iffah Rafidah Djafar sedang bertugas di Selayar. Namun, Saud hanya berdiam ketika ditanya tentang pelayanan yang belum jalan.

Sementara Kepala Dinas PMPTS Dr Jayadi Nas, tampak telat sekitar 30 menit dari kehadiran gubernur yang sedang memeriksa absensi. Bahkan sempat melihat beberapa tumpukan berkas untuk kantor ESDM dan langsung menelpon Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, Irawan Bintang.

“Kenapa masih ada berkas yang bolak balik ke kantor ESDM. Padahal di kantor ini (PMPTSP) ada perwakilan dari kantor ESDM,” kesal Nurdin Abdullah.

Gubernur minta kepada Kepala Dinas ESDM untuk segera ke kantor PMPTSP membenahi stafnya. “Kau datang ke sini (PMPTS) benahi staf yang ditugaskan di kantor ini,” ujarnya.

Kepala Dinas PMPTSP Jayadi Nas yang datang ketika Nurdin Abdullah sudah mau beranjak pulang. Hanya menitip pesan kepada Jayadi Nas untuk membenahi sistem pelayanan di kantornya. “Tolong pak Kadis benahi sistim pelayanan di PMPTSP,” tegas Gubernur sambil berlalu meninggalkan kantor tersebut. (asa/st/*)

JANGAN LEWATKAN