Bupati Jeneponto Sampaikan Sambutan Mentri Pendidikan dalam Peringatan HGN dan PGRI 2020 

Jeneponto. SINYALTAJAM.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeneponto Peringati Hari Guru Nasional (HGN) bersamaan dengan Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Namun, di tengah krisis pandemi Covid-19, peringatan Hari Guru Nasional tahun 2020 diselenggarakan secara minimalis dan terbatas dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 yang telah ditetapkan Pemerintah
Apel Hari Guru Nasional (HGN) 2020 di kabupaten Jeneponto dengan mengusung tema “Bangkitkan Semangat Wujudkan Merdeka Belajar”.Kegiatan dimulai sekitar pukul 09.14 Pagi tadi, di ruang pola Panrannuangta kantor bupati Jeneponto, Rabu, (25/11/2020).

Para tamu undangan sebelum memasuki ruang pola, dicek suhu tubuhnya dan mereka diwajibkan memaki masker.
Bupati Jeneponto Iksan Iskandar Menyampaikan sambutannya dari kementerian pendidikan dan kebudayaan RI, beliau sampaikan tahun ini kita peringati hari guru nasional dalam situasi pandemi covid 19, sistem pendidikan dimana saja, diseluruh dunia, terkena dampak langsung.

“Jutaan, pendidik dituntuk untuk belajar dari rumah. Hal ini dilakukan agar kita bisa menjaga diri dari potensi terkena virus sekaligus memutus rantai penularan,” kata Iksan Iskandar.

Iksan Iskandar pun menambahkan, tahun ini para orang tua siswa aktif terlibat mendampingi anaknya saat belajar dari rumah untuk memberikan motivasi penuh menemani belajar, bahkan turut pula menjadi guru bagi anak anaknya.

Guru pun tak henti-hentinya mencari solusi agar proses belajar anak anak indonesia tidak terhenti, ada yang sudah dilakukan pembelajaran daring, ada guru membuatkan kelompok kecil yang didatangi secara bergiliran dengan protokol kesehatan yang ketak,” jelasnya.

Bupati dua periode itu pun berharap dihari guru nasional, seluruh insan pendidikan menjadi situasi pandemik ini sebagai laboratorium bersama untuk bangkit mengembangkan budaya inovasi.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua guru, tenaga pendidik, pemerintah daerah, para pemangku kepentingan pendidikan yang telah menciptakan perubahan dan inovasi yang sangat luar biasa,” harap iksan iskandar. Lap Ridwan Tompo.

JANGAN LEWATKAN