Pulang Minun Ballo Seorang Ayah Di Jeneponto Diduga Tegah Melakukan Perbuatan Asusila Sampai Berulangkali Kepada Anak Kandungnya

Jeneponto. SINYALTAJAM.COM – Satuan polres Jeneponto Telah mengamankan IC, (38 )Tahun,Yang di duga Melakukan perbuatan Asusila terhadap Anak kandungnya sendiri AJ, yang beralamat Desa Langkura ,Kecamatan Turatea,Kabupaten Jeneponto.

Hal itu diungkap plt kabag humas polres Akp Syahrul SH, ke awak media di mana ,IC. Pelaku diamankan di rumah kediaamannya sekitar pukul 09.30 wita.

Lalu dibawa Dikantor Polsek Binamu dan selanjutnya di bawa ke Polres Jenepeonto, karena Diduga Telah Melakukan Perbuatan Asusila Terhadap Anak Kandungnya Sendiri Nama AJ, (15 )Tahun, seorang Pelajar, Jumat (27/11/2020)

Lanjut Syahrul SH, ke wartawan media Sinyaltajam com.di mana Kronologis Kejadian, Sekitar Tahun 2017 namun Bulan dan Tanggalnya IC Sudah Tidak Ingat, menurut pengakuannya Sekitar Pukul 10.00 Wita,  IC Pulang kerumahnya setelah mengkumsumsi Minuman  BALLO ( Tuak) Dan Naik Keatas Rumah dan Melihat  AJ (Anak Kandung)  Sementara Nonton TV, Lalu  IC Memanggil anaknya  AJ untuk Mencarikan Kutu Dikepalanya IC.

Sekitar Pukul 10.30 Wita IC Memegang Perut  AJ Lalu Menyuruh Untuk Membuka Celana  AJ Sebatas Lutut kemudian membaringkannya di kursi ruang tamunya dan setelah itu IC, Juga Membuka Celana korban dan lalu pelaku mencabuli korban.

“Dari hasil keterangan korban, pelaku sudah melakukan aksinya sudah kurang lebih 5 kali dan terakhir kalinya dilakukan pada tanggal 4 oktober 2020,”.

Perbuatan pelaku diketahui setelah korban mengadukan pelaku yang kebetulan ayah korban sendiri ke Polsek kelara, dan selanjutnya Kapolsek kelara koordinasi ke Polsek Binamu yang mana kejadian tersebut adalah wilayah hukum Polsek Binamu,

Selanjutnya Anggota Polsek Binamu yang dipimpin oleh Wakapolsek Binamu Iptu H.Munir, mengamankan pelaku dirumah kediamannya dan membawanya ke Mapolsek Binamu dan selanjutnya di bawa ke Mapolres Jeneponto untuk menjalankan Proses Hukum lebih lanjut,

Terhadap Pelaku dikenakan dan terancam Pasal 81 Ayat 1.2. dan 3 UU Perlindungan Anak dengan Ancaman Hukuman 20 tahun Penjara.

Adapun motif kejadian tersebut karena Pelaku melampiaskan hawa nafsunya,

Sebelumnya korban juga di iming-imingi handphone atas permintaannya kepada pekaku untuk kebetuhuan sekolahnya Tandasnya.Lap Ridwan Tompo.

JANGAN LEWATKAN