Relawan PSR Dihimbau Tetap Jaga Kekompakan dan Kondusifitas Daerah

LUTIM, SINYALTAJAM.COM – Salah satu relawan pendukung berat pasangan MTH-Budiman pada Pilkada Luwu timur 09 Desember 2020 adalah Tim Relawan Pamona SintuwuRaya (PSR) yang dikomandoi oleh Yan Syukur Polempe dan Eliezer Meringgi sebagai penasehat.

Relawan dengan jumlah anggota ribuan yang tersebar pada enam kecamatan di Lutim ini sangat aktif bergerak secara massif menggalang dukungan di internal komunitas Pamona untuk menyatukan pilihan kepada Husler-Budiman.

Hasilnya cukup fantastis, jumlah suara berhasil diraih secara signifikan pada beberapa desa yang jadi kantong- kantong suara komunitas Pamona.Meski tidak secara keseluruhan tetapi mayoritas pemilih dari suku Pamona menjatuhkan pilihan ke Paslon nomor 1 .

Mengalirnya dukungan mayoritas dari suku Pamona ini tidak lepas dari kerjasama dan kekompakan tim relawan PSR di lapangan untuk meraih suara meski dengan sokongan dana yang sangat minim, bahkan hanya mengandalkan pendekatan kekeluargaan dan hubungan emosional mengingat tim PSR tidak punya donatur.

Meski demikian tim relawan PSR cukup puas karena sudah bisa membantu pasangan MTH-Budiman unggul dalam perolehan suara pada Pilkada Luwu timur.

” Sebagai relawan pendukung Paslon 01, kami merasa bersyukur dan cukup puas karena diberi ruang dalam membantu pasangan MTH-Budiman pada Pilkada ini, dengan segala kemampuan yang kami miliki ” terang Eliezer Meringgi, Penasehat tim Relawan PSR , Kamis (10/12/2020) di Bayondo, Kecamatan Tomoni.

Menurut Ketua majelis klasis GKST Mangkutana-Tomoni ini, terpilihnya pasangan MTH-Budiman menjadi hal yang menggembirakan bagi tim PSR yang sejak awal sudah komitmen memenangkan MTH-Budi apapun konsekuensinya.

Oleh karena itu, alumni magister theologia STT Intim Makassar ini mengucapkan terimakasih kepada seluruh tim relawan SINTUWURAYA yang sudah bekerja keras dalam memenangkan pasangan MTH-Budiman di wilayah masing-masing.

” Mari tetap kita jaga kekompakan, kedamaian dan Kondusifitas Daerah kita luwu timur ini.Perbedaan pilihan pada Pilkada tidak perlu dipersoalkan yang akhirnya bisa merusak hubungan kekeluargaan . Saatnya kita kembali bersatu untuk membangun daerah yang kita cintai ini ” tutup Eliezer Meringgi.(#)

JANGAN LEWATKAN