Hasil Kajian Tim, Pembangunan Bandara Lutim Direncanakan Beroperasi 2030

LUTIM, SINYALTAJAM.COM – Pemerintah pusat melalui Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI tampaknya cukup serius untuk membangun Bandar Udara di Kabupaten Luwu Timur Provinsi Sulawesi Selatan.

Keseriusan itu terlihat setelah pihak Dirjen Perhubungan udara menggelar rapat secara virtual bersama Perhubungan Provinsi Sulsel dan Bappeda Sulsel Kamis (07/01/2021) .

Rapat itu juga diikuti perwakilan Dishub, Dinas PU, DLH, Camat Angkona dan Bappeda. Termaauk menghadirkan pihak Otoritas Bandar Udara Wilayah 4 Makassar dan konsultan PT. Global Madanindo.

Menurut Kadis Perhubungan Kabupaten Luwu Timur  Andi Makaraka, rapat yang dilaksanakan tersebut untuk mendengarkan pemaparan tim konsultan terkait dokumen induk rencana pembangunan Bandara baru di Lutim.

“Mengacu dari penjelasan pihak konsultan via zoom tersebut, rencana pembangunan bandara akan dilakukan tiga tahap dengan panjang 3000 Meter. Sedangkan jenis pesawat yang akan dioperasikan nantinya adalah pesawat jenis ATR-72.,” kata Andi Makaraka,

Selain menyiapkan landasan, kata dia, pihak konsultan juga membangun fasilitas darat mulai dari terminal penumpang, lahan parkir, sampai kantor administrasi dan taman. Termasuk menyiapkan fasilitas sisi udara.

Menurut A. Makkara, saat ini pihak konsultan juga telah membuat kajian dari sisi arah angin dan dinyatakan baik dari segala arah. Begitu juga dengan kondisi tanah yang akan menjadi lokasi bandara, juga sangat baik dan cocok dijadikan bandara.

Selanjutnya, kata dia, setelah ada masukan dari tim teknis diakomodir dalam revisi dokumen, maka dokumen bersama kelengkapan administrasi lainnya akan diajukan ke menteri perhubungan untuk mendapatkan Penetapan Lokasi Bandara.

”Jika rencana ini berjalan sekitar sesuai rencana, maka kita sangat berharap Bandara yang akan menjadi kebanggaan daerah Bumi Batara Guru ini sudah bisa beroperasi pada 2030 mendatang,” kuncinnya. (mr/st)

JANGAN LEWATKAN