DPD PPWI Sultra Tuntut mundur Kadis Kominfo karena diduga melecehkan karya tulis jurnalis

Sultra, SINYALTAJAM.COM – Dewan Pengurus Daerah Persatuan Pewarta Warga Indonesia (DPD-PPWI) Sulawesi Tenggara, menggelar aksi unjuk rasa dengan sejumlah wartawan atas adanya dugaan pelecehan karya jurnalis pada salah satu media online di Bumi Anoa.

Unjuk rasa ini berjalan aman dan damai dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang berlangsung di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika ( Dinas Kominfo) Sulawesi Tenggara dan Kantor DPRD Sultra, kemudian di Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara, pada senin 15/02/2021.

Dalam orasinya Ketua DPD PPWI Sultra, La Songo mengecam perbuatan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sulawesi Tenggara atas adanya dugaan pelecehan karya tulis jurnalis (Insan Pers) pada salah satu media online sulawesi tenggara melalui akun facebook (FB).

“Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo Sultra) telah melabel HOAX pada pemberitaan salah satu media online yang Viral,” tuturnya.

Atas dasar itu, Ketua DPD PPWI Sultra, sangat menyayangkan perilaku Kepala Dinas Kominfo Sultra, tindakan itu sangat mencederai institusi media sebagai salah satu pilar demokrasi dalam mengawal pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan dan juga tindakan tersebut membatasi ruang kreatifitas para insan jurnalis dalam menuangkan ide gagasannya guna berkontribusi pada pembangunan di sultra. Tegasnya.

Berdasarkan hal tersebut sebagai tuntutannya Ketua DPD PPWI Sultra, pertama adalah menuntut agar Gubernur Sulawesi Tenggara Bapak H. Ali Mazi, SH agar mencopot Kepala Dinas Kominfo dari Jabatannya karena dinilai tidak profesional dalam menjalankan tugas dan fungsinya dengan terkesan ANTI/ALERGI dengan Insan Pers (Jurnalis). Kedua, Mendesak Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sultra untuk segera meminta maaf secara terbuka atas label HOAX pada pemberitaan Media Online melalui akun resmi facebook (FB) Dinas Komimfo Sultra. Ketiga, Meminta DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara agar memanggil/menghearing Kepala Dinas
Kominfo Sultra secara terbuka atas sebab telah memberikan label HOAX pada pemberitaan media online yang dapat merugikan perusahaan media selaku sosial control. Sekian.*)

Laporan : Redaksi

JANGAN LEWATKAN