Terkait Maraknya Penyalahgunaan ADD, Inspektorat Siap Lakukan Terobosan Baru di 2021

LUTIM. Sinyaltajam.com – Terkait maraknya pemberitaan sejumlah kepala desa (aparat desa) yang di duga melakukan penyalahgunaan dana desa di kabupaten Luwu Timur hingga berimbas pada beberapa aparat desa harus diperiksa pihak kepolisian maupun kejaksaan, maka Inspektorat dalam hal ini sebagai lembaga yang bertugas melakukan fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan terutama pada pengawalan dana desa dan pengelolaan keuangan kabupaten Luwu Timur akan melakukan Pendampingan Dana Desa di 2021 tahun ini. Rabu (3/3/2021).

Kepala Inspektorat Kabupaten Luwu Timur melalui sekretaris Alamsyah saat ditemui awak media sinyaltajam.com Selasa kemarin mengatakan, bahwa “kegiatan Pendampingan Dana Desa merupakan perkembangan dari program yang sudah kami lakukan sebelumnya yakni Probiti Audit hanya saja program ini berfokus pada paket-paket Besar, sedangkan Pendampingan Dana Desa ini berfokus pada penggunaan dana desa tersebut, namun kesamaan keduanya program tersebut adalah sama-sama tujuannya adalah efisiensi anggaran,” Tuturnya

Lanjut kata dia, “jika proses ini disetujui oleh semua pihak maka proses pendampingannya akan dilakukan pertriwulan maka kami akan memerintahkan Inspektur pembantu (IRBAN) untuk melakukan pengawasan dan pendampingan diwilayah kerjanya masing-masing, selanjutnya kami akan berkoordinasi dengan Dinas PMD untuk lebih mudahnya,” Ungkapnya.

“Dan diharapkan bahwa jika program ini bisa berjalan sesuai rencana maka akan memberikan dampak yang signifikan guna mengurangi penyalanggunaan Dana Desa yang dilakukan oleh aparat pemerintah desa, apalagi kita ketahui bersama bahwa salah satu yang menjadi program unggulan Husler-Budiman adalah satu Milyar satu desa tentunya ini bisa meminimalisir penyalahgunaannya dan supaya tidak terjadi tumpang tindih, jika dari sekarang kita sudah mempersiapkan payung hukumnya,” Tutup Alam. Lap Ib

JANGAN LEWATKAN